JW subtitle extractor

Cara Mengatasi Kesepian

Video Other languages Share text Share link Show times

Sekarang, ada semakin banyak
cara untuk berkomunikasi.
Tapi, banyak orang merasa semakin kesepian.
Kapan terakhir kali kamu merasa kesepian?
Apa kamu baru berpisah dari orang-orang terdekatmu?
Apa kamu merasa kamu gak pernah
diajak main sama teman-temanmu?
Atau, kamu merasa gak ada yang peduli sama kamu.
Merasa kesepian itu gak enak,
tapi itu gak selalu berarti
ada yang salah sama kamu.
Mungkin, kamu perlu lebih banyak
mengobrol sama yang lain.
Itu lebih baik daripada menyendiri.
Alkitab bilang, ”Orang yang mengasingkan
diri mengejar keinginannya yang egois.”
Kamu akan terus merasa kesepian
kalau kamu cuma pikirin diri sendiri.
Tapi, gimana kalau kamu juga
merasa sulit untuk punya teman?
Kamu bisa berbuat baik sama orang-orang.
Hasilnya, kamu akan bahagia dan
orang-orang jadi mau berteman sama kamu.
Tapi yang penting, bukan soal
berapa banyak teman yang kamu punya,
tapi orang-orang seperti apa mereka itu.
Cari teman-teman yang baik.
Coba pikirkan, ’Apa teman-temanku
bantu aku jadi orang yang lebih baik?’
Ingat, pertemanan di media sosial gak akan
bisa menggantikan pertemanan di dunia nyata.
Tapi, apa itu artinya kamu harus selalu sama orang?
Enggak.
Kadang kamu juga butuh waktu sendiri.
Pakai waktu itu untuk lakukan sesuatu
yang berguna bagi dirimu sendiri.
Misalnya, makan makanan yang sehat,
olahraga, dan lakukan sesuatu yang kreatif.
Nah, gimana kalau kamu sudah coba
semua cara tadi, tapi masih merasa kesepian?
Jangan menyerah.
Bicaralah sama orang tuamu untuk cari
tahu apakah kamu butuh bantuan dokter.
Dan, jangan lupa kalau orang tua dan
teman-temanmu sayang sama kamu.
Kamu juga bisa berdoa.
Alkitab bilang Allah menyediakan
rumah bagi orang yang kesepian.
Maksudnya, Allah peduli sama kamu.
Dia mau bantu kamu merasa lebih baik dan bahagia.
Kita semua kadang bisa merasa kesepian,
tapi kalau kita merawat diri
dan mau dibantu orang lain,
kita bisa mengatasi rasa kesepian.