00:00:01
Dalam penglihatan kepada Rasul Yohanes,00:00:04
00:00:04
Yesus menjelaskan apa yang akan
terjadi di masa depan00:00:07
00:00:07
waktu Yehuwa membinasakan
orang-orang yang melawan Kerajaan-Nya.00:00:11
00:00:12
Di Wahyu 11:18,00:00:14
00:00:14
orang-orang itu disebut sebagai
”orang-orang yang sedang merusak bumi.”00:00:18
00:00:19
Kalau kita baca seluruh ayatnya,00:00:22
00:00:22
Wahyu 11:18 mengatakan,00:00:26
00:00:26
”Semua bangsa menjadi marah.00:00:29
00:00:29
Engkau marah terhadap mereka,00:00:31
00:00:31
dan tibalah waktunya Engkau menghakimi orang mati00:00:34
00:00:34
dan memberikan upah kepada orang-orang suci,00:00:36
00:00:36
para nabi-Mu, dan orang-orang
yang menghormati nama-Mu,00:00:40
00:00:40
baik orang biasa maupun orang penting.00:00:42
00:00:42
Saat itu, Engkau juga akan membinasakan
orang-orang yang sedang merusak bumi.”00:00:47
00:00:48
Ayat ini meyakinkan kita00:00:51
00:00:51
bahwa Yehuwa akan menghentikan
orang-orang yang merusak bumi.00:00:55
00:00:56
Tapi, apa yang dimaksud hanya
orang-orang yang mencemari lingkungan00:01:00
00:01:00
dan mengambil sumber daya alam secara berlebihan?00:01:03
00:01:03
Atau, ada hal lain lagi yang tercakup?00:01:06
00:01:06
Untuk menjawabnya, mari kita bahas
empat pertanyaan berikut ini:00:01:12
00:01:12
Dalam Alkitab, apa yang dimaksud dengan ”bumi”?00:01:16
00:01:16
Apa maksudnya ”merusak bumi” di Wahyu 11:18?00:01:21
00:01:21
Kapan Yehuwa akan menghentikannya?00:01:24
00:01:24
Dan, apa maksudnya bumi akan
tetap ada untuk selamanya?00:01:28
00:01:29
Nah yang pertama, mari bahas
apa yang dimaksud dengan ”bumi”.00:01:33
00:01:33
Bumi bisa memaksudkan planet ini00:01:36
00:01:36
dan orang-orang.00:01:38
00:01:38
Kenapa orang-orang juga termasuk?00:01:40
00:01:40
Karena dalam Alkitab, kata ”bumi”
bisa punya lebih dari satu arti.00:01:44
00:01:44
Ada beberapa kata lain yang juga seperti itu,00:01:47
00:01:47
misalnya kata ”surga”.00:01:49
00:01:50
Waktu kita dengar kata itu, kita mungkin
langsung teringat tentang alam roh00:01:54
00:01:55
atau kedudukan yang tinggi.00:01:57
00:01:57
Dan memang dalam bahasa Ibraninya,00:02:00
00:02:00
kata ”surga” bisa memaksudkan dua hal tadi.00:02:02
00:02:03
Tapi selain itu,00:02:05
00:02:05
kata ”surga” juga bisa memaksudkan
langit atau luar angkasa.00:02:09
00:02:09
Nah tapi sekarang, mari buka Daniel 4:26.00:02:14
00:02:14
Kita mau lihat salah satu penggunaan kata ”surga”.00:02:16
00:02:16
Kita akan gunakan terjemahan yang
sebelumnya, yang belum direvisi.00:02:20
00:02:20
Di ayat ini,00:02:22
00:02:22
Daniel sedang mengartikan mimpi Raja
Nebukhadnezar tentang pohon yang besar.00:02:26
00:02:27
Dia mengatakan,00:02:28
00:02:28
”Kerajaanmu pasti akan kembali kepadamu setelah
engkau mengetahui bahwa surga berkuasa.”00:02:36
00:02:37
Kata ”surga” di sini jelas bukan memaksudkan langit ya?00:02:40
00:02:40
Yang dimaksud adalah kekuasaan Yehuwa.00:02:43
00:02:44
Sama seperti itu, kata ”bumi” di Alkitab
bisa punya beberapa arti.00:02:50
00:02:50
Yang pertama, planet bumi.00:02:53
00:02:54
Memang, ada planet-planet yang
namanya diambil dari nama dewa-dewi.00:02:59
00:02:59
Tapi, Kejadian 1 mengatakan bahwa Yehuwa
sendiri yang memberi nama planet kita.00:03:04
00:03:05
Dan, kita bisa yakin nama planet yang diambil
dari nama dewa-dewi tidak akan digunakan lagi.00:03:10
00:03:11
Yehuwa sudah memberitahukan dengan
jelas apa yang akan terjadi pada bumi.00:03:16
00:03:16
Bumi diciptakan untuk bertahan selamanya.00:03:19
00:03:20
Pengkhotbah 1:4 mengatakan00:03:23
00:03:23
bahwa meski generasi-generasi datang dan pergi,00:03:28
00:03:28
”bumi”, maksudnya planet ini,
”tetap ada selamanya”.00:03:33
00:03:33
Mazmur 104:5 juga mengatakan bahwa
”bumi tidak akan goyah selama-lamanya”.00:03:40
00:03:41
Jadi, planet bumi tidak akan dihancurkan.00:03:44
00:03:44
Kehendak Allah bagi bumi pasti akan jadi kenyataan.00:03:50
00:03:50
Apa kehendak Allah?00:03:52
00:03:52
Dia ingin agar manusia-manusia
yang sempurna, yang taat,00:03:57
00:03:57
hidup bahagia di bumi untuk selama-lamanya.00:04:01
00:04:01
Nah, sekarang kita akan bahas
arti yang kedua, yaitu orang-orangnya.00:04:06
00:04:06
Memang, kalau kita bahas bumi,
kita pasti ingat manusia, ya?00:04:10
00:04:10
Di Alkitab, kata ”bumi” sering memaksudkan
manusia atau orang-orang.00:04:15
00:04:15
Ada beberapa contoh.00:04:17
00:04:17
Kejadian 11:1 mengatakan,00:04:20
00:04:20
”Seluruh bumi menggunakan bahasa yang sama.”00:04:23
00:04:24
Di Kejadian 24:3,00:04:27
00:04:27
Abraham mengatakan bahwa Yehuwa
adalah ”Allah yang berkuasa atas bumi”.00:04:31
00:04:31
Jelas, maksudnya orang-orang.00:04:33
00:04:34
Yesaya 49:13 mengatakan,00:04:37
00:04:37
”Langit, bersoraklah, dan bumi, bergembiralah.”00:04:41
00:04:41
Wahyu 19:2 menggambarkan agama palsu00:04:45
00:04:45
sebagai ”pelacur besar yang merusak
bumi dengan perbuatan cabulnya”.00:04:50
00:04:51
Jelaslah, ayat-ayat tadi memaksudkan
orang-orang yang bisa bicara,00:04:55
00:04:55
bisa beribadah, bisa bergembira,
dan bisa dirusak oleh perbuatan cabul.00:05:02
00:05:03
Jadi, kita sudah bahas kata ”bumi”
di Alkitab yang memaksudkan planet,00:05:08
00:05:08
tujuan Allah menciptakan planet bumi,00:05:10
00:05:10
dan kita sudah bahas bahwa kata ”bumi” bisa
memaksudkan orang-orang yang tinggal di bumi.00:05:16
00:05:16
Nah, sekarang mari kita bahas pertanyaan kedua.00:05:19
00:05:19
Apa maksudnya ”merusak bumi“ di Wahyu 11:18?00:05:23
00:05:23
Apa yang dirusak planetnya,
orang-orangnya, atau keduanya?00:05:27
00:05:28
Nah yang pertama, planetnya.00:05:30
00:05:30
Yehuwa benci melihat manusia merusak bumi.00:05:33
00:05:33
Kita yakin Dia pasti benci melihat pencemaran lingkungan,00:05:37
00:05:37
perubahan iklim,00:05:39
00:05:39
penggunaan sumber daya alam yang berlebihan,00:05:42
00:05:42
dan kerusakan yang diakibatkan oleh perang.00:05:45
00:05:46
Yehuwa peduli pada ciptaan-Nya.00:05:48
00:05:48
Dari Kejadian 1 dan 2,00:05:50
00:05:50
kita tahu bahwa setelah menciptakan bumi,
Allah mengatakan, ”Itu baik.”00:05:56
00:05:56
Saat itu, Yehuwa pasti sangat senang.00:05:59
00:05:59
Planet yang istimewa ini adalah hadiah untuk kita.00:06:02
00:06:02
Mazmur 115:16 mengatakan bahwa
”bumi telah Dia berikan kepada manusia”.00:06:09
00:06:10
Lalu, bagaimana dengan bumi yang
memaksudkan orang-orang?00:06:13
00:06:13
Apa Yehuwa juga benci melihat kerusakan bumi dalam arti tersebut,00:06:17
00:06:17
kerusakan orang-orang yang tinggal di bumi?00:06:20
00:06:20
Ya.00:06:21
00:06:21
Kita bisa lihat pandangan Yehuwa dari Kejadian 6:11, 12.00:06:27
00:06:28
Menurut ayat ini,00:06:30
00:06:30
dunia di zaman Nuh sudah rusak di pandangan Allah.00:06:34
00:06:34
Saat kita baca dua ayat ini,00:06:37
00:06:37
coba cari kaitan antara planet bumi dan orang-orang.00:06:41
00:06:41
Mari buka Kejadian 6, kita akan baca mulai dari ayat 11.00:06:46
00:06:47
”Tapi dalam pandangan Allah yang benar,
bumi sudah rusak dan penuh kekerasan.00:06:53
00:06:54
Allah memandang bumi, dan bumi telah rusak,
semua orang sudah rusak perbuatannya.”00:07:02
00:07:03
Jadi, apa kaitannya?00:07:05
00:07:05
Ayat tadi bukan hanya membahas tentang planet bumi.00:07:08
00:07:08
Yang rusak bukan hanya bumi, tapi juga semua orang.00:07:13
00:07:13
Perbuatan mereka sudah rusak.00:07:15
00:07:16
Sekarang, manusia sedang merusak planet bumi.00:07:19
00:07:19
Dan sama seperti itu, dunia yang dikuasai
Setan juga sedang merusak semua orang.00:07:26
00:07:27
Baik planet bumi maupun orang-orangnya sedang dirusak.00:07:31
00:07:33
Secara perlahan, agama palsu dan kebanyakan orang00:07:38
00:07:38
merusak apa yang sudah Yehuwa tetapkan bagi manusia.00:07:42
00:07:42
Itu terlihat dari perang-perang yang tidak ada habisnya,00:07:47
00:07:47
kebencian ras, dan perpecahan.00:07:50
00:07:51
Orang-orang mendukung aborsi,00:07:53
00:07:53
dan mereka juga mendukung pernikahan sesama jenis.00:07:57
00:07:58
Dunia ini mengajarkan bahwa kita
bebas memilih gender kita.00:08:02
00:08:02
Mereka bilang, ’Kamu boleh pilih
mau jadi pria, wanita, atau yang lainnya.’00:08:08
00:08:08
Benar begitu?00:08:10
00:08:10
Bagaimana pandangan Yehuwa?00:08:12
00:08:13
Di Ulangan 22:5,00:08:16
00:08:16
Dia mengatakan kepada bangsa Israel bahwa
”perempuan tidak boleh memakai baju laki-laki,00:08:23
00:08:23
laki-laki juga tidak boleh memakai baju perempuan.00:08:26
00:08:27
Orang yang melakukannya menjijikkan
bagi Yehuwa Allah kalian”.00:08:31
00:08:32
Kalau dalam hal pakaian itu yang Yehuwa rasakan,00:08:37
00:08:37
Dia pasti lebih jijik lagi00:08:39
00:08:39
melihat bagaimana dunia ini berusaha menyamarkan
perbedaan antara pria dan wanita.00:08:45
00:08:46
Baru-baru ini, Organisasi Kesehatan Dunia
(WHO) mengubah pengertian soal gender.00:08:51
00:08:51
Mereka mengatakan bahwa gender itu ada banyak,00:08:55
00:08:55
itu tidak terbatas pada pria atau wanita.00:08:58
00:09:00
Seseorang bisa memilih apakah mereka merasa
mereka adalah seorang pria, wanita, atau di antaranya.00:09:08
00:09:09
Apa benar begitu?00:09:11
00:09:12
Dunia ini berusaha merusak apa yang sudah Yehuwa tetapkan.00:09:16
00:09:16
Bahkan pemerintah di berbagai negara juga ikut-ikutan.00:09:21
00:09:21
Dan mereka tidak suka kalau ada orang-orang yang
tidak setuju dengan pandangan mereka yang menyimpang.00:09:28
00:09:28
Amsal 19:3 mengatakan,00:09:31
00:09:31
”Kebodohan seseorang membuat jalannya menyimpang,00:09:36
00:09:36
dan hatinya marah kepada Yehuwa.”00:09:39
00:09:40
Nah mengenai perkawinan,00:09:43
00:09:43
Yehuwa sudah mengatur agar perkawinan menjadi
ikatan yang permanen antara pria dan wanita.00:09:49
00:09:50
Itu juga yang Yesus tekankan waktu dia ada di bumi,00:09:54
00:09:54
seperti yang dikatakan Matius 19:4, 5.00:09:57
00:09:58
Dia mengutip Kejadian 2:24 dan mengatakan,00:10:01
00:10:01
”Apa kalian belum pernah baca00:10:04
00:10:04
bahwa awalnya, Allah menciptakan manusia
sebagai laki-laki dan perempuan? . . .00:10:09
00:10:09
Karena itu seorang pria akan meninggalkan ayah dan ibunya00:10:13
00:10:13
dan akan terus bersama istrinya,
dan keduanya akan menjadi satu.”00:10:18
00:10:19
”Allah menciptakan manusia sebagai
laki-laki dan perempuan . . .00:10:23
00:10:23
dan keduanya akan menjadi satu.”00:10:26
00:10:26
Tujuan Yehuwa bagi manusia jelas.00:10:29
00:10:30
Tapi, dunia Setan mengatakan bahwa
dua pria atau dua wanita boleh menikah.00:10:35
00:10:35
Apa benar begitu?00:10:37
00:10:38
Jelaslah, Setan berupaya untuk merusak manusia
dengan menyebarkan pandangan yang rusak ini.00:10:46
00:10:46
Dia mau membuat manusia begitu menjijikkan
di mata Yehuwa supaya Yehuwa meninggalkan mereka00:10:52
00:10:52
dan mengubah tujuan-Nya bagi manusia di bumi. 00:10:55
00:10:55
Tapi, itu tidak akan terjadi.00:10:58
00:10:58
Tujuan Allah bagi manusia dan bumi
akan menjadi kenyataan.00:11:03
00:11:05
Sama seperti nama planet yang diambil
dari nama dewa-dewi akan disingkirkan,00:11:10
00:11:10
perbuatan cabul dan pandangan yang menyimpang
tentang gender juga akan disingkirkan.00:11:17
00:11:17
Demi nama-Nya sendiri dan demi
orang-orang yang mengasihi Dia,00:11:21
00:11:21
Yehuwa akan ”membinasakan orang-orang
yang sedang merusak bumi”.00:11:26
00:11:27
Ya, memang sebagai sesama penyembah Yehuwa,
mudah bahas pandangan Yehuwa tentang hal-hal ini.00:11:32
00:11:32
Tapi, bagaimana kita membantu orang lain?00:11:35
00:11:35
Apa yang bisa kita lakukan untuk membantu
mereka tahu pandangan Yehuwa tentang bumi,00:11:40
00:11:40
pandangan Yehuwa tentang manusia,
dan kehendak-Nya bagi manusia?00:11:44
00:11:45
Dengan hati nurani yang bersih, kita bisa
bilang bahwa kita tidak menahan diri00:11:50
00:11:50
untuk memberi tahu orang-orang tentang hal-hal itu.00:11:53
00:11:53
Ada artikel-artikel di jw.org yang bisa
dibaca oleh orang-orang yang tulus.00:12:00
00:12:00
Misalnya, ”Apa yang Alkitab Katakan tentang Aborsi,00:12:03
00:12:03
atau Pengguguran Kandungan?”00:12:05
00:12:05
”Apakah Alkitab Membahas tentang
Perkawinan Sesama Jenis?”00:12:09
00:12:10
Dan, ”Bagaimana Aku Jelaskan
Pandangan Alkitab tentang Homoseksualitas?”00:12:15
00:12:15
Kita pasti senang punya alat-alat seperti itu
untuk membantu orang lain.00:12:20
00:12:21
Jadi, mana yang lebih penting bagi Yehuwa—
planet bumi atau orang-orang?00:12:26
00:12:27
Keduanya berharga bagi Dia.00:12:29
00:12:29
Dan karena itu, dua-duanya akan tetap ada untuk selamanya.00:12:32
00:12:33
Tapi, orang-orang yang hidup di bumi jauh lebih penting.00:12:37
00:12:38
Yehuwa memberikan Putra-Nya untuk
menebus manusia, bukan planet bumi.00:12:43
00:12:44
Yohanes 3:16 mengatakan bahwa
”Allah begitu mengasihi dunia ini00:12:49
00:12:49
sehingga Dia memberikan Putra tunggal-Nya,00:12:52
00:12:52
supaya setiap orang yang beriman kepadanya tidak dibinasakan00:12:56
00:12:56
tapi mendapat kehidupan abadi”.00:12:59
00:13:01
Amsal 8:31 juga mencatat kata-kata Yesus, ”pekerja ahli” Allah.00:13:06
00:13:07
Katanya, ”Aku bergembira karena bumi-Nya yang bisa dihuni,00:13:11
00:13:11
dan aku khususnya menyukai manusia.”00:13:15
00:13:16
Jadi, apa yang perlu terus kita lakukan?00:13:20
00:13:20
Kita perlu dengan baik hati dan penuh respek00:13:22
00:13:22
membantu orang-orang belajar tentang
pandangan Yehuwa selagi masih ada waktu.00:13:28
00:13:28
Kita tidak boleh ”malu dengan kabar baik”,00:13:31
00:13:31
karena kabar baik yang kita sampaikan
bukan hanya soal dunia baru,00:13:34
00:13:34
tapi juga tentang bagaimana sebentar lagi
Yehuwa akan memperbaiki keadaan di bumi.00:13:40
00:13:40
Orang tua yang punya anak-anak kecil
juga pasti terhibur oleh kabar baik itu.00:13:46
00:13:46
Mereka sudah berupaya keras untuk melindungi
anak-anak mereka dari pengaruh Setan00:13:52
00:13:52
yang ingin merusak hati dan pikiran anak-anak mereka00:13:55
00:13:55
lewat pikiran yang cabul dan pemikiran yang salah.00:13:59
00:14:00
Untungnya, akhir itu akan segera tiba.00:14:03
00:14:03
Sekarang mari buka Wahyu 14:6, 7,
dan coba perhatikan00:14:08
00:14:08
apa yang termasuk dalam kabar baik yang
disampaikan oleh seorang malaikat.00:14:13
00:14:14
Mari kita baca Wahyu 14:6, 7.00:14:19
00:14:20
Ayat itu mengatakan,00:14:22
00:14:22
”Dia punya kabar baik yang abadi untuk
disampaikan kepada semua orang di bumi,00:14:28
00:14:28
kepada setiap suku, ras, bahasa, dan bangsa.00:14:32
00:14:32
Dia berkata dengan lantang,
’Takutlah kepada Allah dan muliakan Dia,00:14:37
00:14:37
karena sudah tiba waktunya Allah menghakimi manusia.00:14:41
00:14:42
Sembahlah Pencipta langit, bumi, laut,
dan sumber-sumber air.’”00:14:48
00:14:50
Jadi menurut ayat yang tadi kita baca,00:14:53
00:14:53
apa yang termasuk dalam kabar baik
yang disampaikan malaikat itu?00:14:58
00:14:58
Katanya, ”Takutlah kepada Allah dan muliakan Dia,00:15:01
00:15:01
karena sudah tiba waktunya Allah menghakimi manusia.”00:15:05
00:15:05
Bagi orang-orang yang menyukai apa yang benar,00:15:09
00:15:09
ini adalah kabar baik.00:15:11
00:15:11
Dan, kita juga senang menyampaikan
kabar baik ini kepada orang lain saat kita mengabar.00:15:17
00:15:18
Firman Allah meyakinkan kita di Kisah 17:3100:15:24
00:15:25
bahwa Yehuwa ”sudah menetapkan suatu hari
untuk menghakimi dunia dengan adil” melalui Putra-Nya.00:15:33
00:15:34
Ini pasti membuat orang-orang yang ingin
menyenangkan Yehuwa merasa damai dan lega.00:15:40
00:15:42
Jadi dalam khotbah ini, kita sudah bahas bahwa
kata ”bumi” di Alkitab bisa memaksudkan planet bumi00:15:49
00:15:49
dan orang-orang yang tinggal di bumi.00:15:52
00:15:52
Kita juga sudah bahas bahwa bumi ini sedang dirusak.00:15:56
00:15:56
Tapi, yang dimaksud bukan hanya penggunaan
sumber daya alam yang berlebihan00:16:00
00:16:00
atau pencemaran lingkungan.00:16:02
00:16:02
Yang dimaksud bukan hanya itu.00:16:05
00:16:05
Setan dan dunianya juga berusaha
merusak manusia dengan berbagai cara.00:16:11
00:16:11
Tapi, mereka tidak akan berhasil.00:16:15
00:16:16
Yehuwa sudah memberikan Putra-Nya
untuk menyelamatkan manusia yang taat00:16:21
00:16:21
dan untuk membuat kehendak-Nya
bagi bumi menjadi kenyataan.00:16:25
00:16:25
Jadi pertanyaannya,00:16:27
00:16:27
kapan Yehuwa akan membinasakan
semua yang sedang merusak bumi?00:16:32
00:16:32
Jawabannya, sebentar lagi, tidak lama lagi.00:16:36
00:16:36
Yehuwa tidak akan membiarkan manusia
terus-menerus dirusak.00:16:41
00:16:41
Jangan pernah ragukan hal itu.00:16:43
00:16:43
Yehuwa sudah bertekad.00:16:46
00:16:46
”Dia sabar . . .00:16:47
00:16:48
Dia tidak ingin seorang pun dimusnahkan.”00:16:51
00:16:51
Tapi, Dia juga sudah bertekad.00:16:53
00:16:53
”Hari Yehuwa” akan datang.00:16:55
00:16:55
2 Petrus 3:13 meyakinkan kita00:16:59
00:16:59
”ada langit baru dan bumi baru yang kita
nantikan berdasarkan janji Allah”.00:17:05
00:17:05
”Bumi baru” yang disebutkan di ayat ini00:17:08
00:17:08
memaksudkan orang-orang yang akan melayani
dan menyembah Yehuwa untuk selamanya.00:17:14
00:17:14
Mereka yang terus merusak bumi tidak termasuk di situ.00:17:19
00:17:20
Di Matius 19:28,00:17:23
00:17:23
Yesus mengatakan bahwa di masa depan
akan ada ”penciptaan kembali”.00:17:29
00:17:29
Keterangan tambahan untuk ayat itu mengatakan00:17:32
00:17:32
bahwa penciptaan kembali juga berarti ”pembaruan.”00:17:36
00:17:36
Di situ juga dikatakan bahwa penciptaan kembali00:17:40
00:17:40
adalah ”masa ketika pemerintahan Yesus
dan rekan-rekannya00:17:44
00:17:44
membuat keadaan di bumi menjadi sempurna lagi,00:17:47
00:17:47
seperti yang dulu dinikmati pasangan
manusia pertama sebelum berdosa.”00:17:52
00:17:52
Ya, itu luar biasa!00:17:55
00:17:55
Penciptaan kembali akan memperbaiki
kerusakan yang dibuat para pemberontak.00:18:00
00:18:00
Itu akan membuat tujuan Yehuwa bagi bumi jadi kenyataan.00:18:04
00:18:05
Jadi kesimpulannya,00:18:06
00:18:06
apa yang dimaksud ”bumi” sedang dirusak sekarang?00:18:09
00:18:09
Seperti yang sudah kita bahas,00:18:12
00:18:12
planet bumi sedang dirusak00:18:13
00:18:13
dan orang-orang juga sedang dirusak oleh dunia Setan.00:18:17
00:18:17
Nah, tapi apa maksudnya ”bumi” akan tetap ada selamanya?00:18:21
00:18:21
Yang pertama,00:18:23
00:18:23
Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa planet bumi00:18:26
00:18:26
akan tetap ada selamanya.00:18:28
00:18:29
Yang kedua, yang lebih penting,00:18:31
00:18:31
”bumi baru”,00:18:32
00:18:32
atau orang-orang yang menerima kabar baik,00:18:35
00:18:35
juga akan tetap ada selamanya.00:18:38
00:18:38
Penciptaan kembali akan segera terjadi.00:18:41
00:18:41
Yesus akan memanfaatkan sebaik-baiknya
masa Pemerintahan Seribu Tahun.00:18:46
00:18:46
Dia tidak akan menyia-nyiakan satu hari pun.00:18:49
00:18:49
Dia bertekad untuk menyenangkan Yehuwa00:18:52
00:18:52
dan membuat kehendak Yehuwa bagi bumi jadi kenyataan.00:18:55
00:18:57
Yang akan terjadi di masa depan sudah jelas.00:19:00
00:19:00
Kehendak Yehuwa tidak sulit dimengerti.00:19:02
00:19:03
Selama penciptaan kembali, bumi akan diperbarui.00:19:07
00:19:08
Dan bumi akan dipenuhi oleh orang-orang yang sempurna,00:19:11
00:19:11
yang saling mengasihi dan bersatu melayani Yehuwa.00:19:15
00:19:16
Ya, bumi akan tetap ada selamanya.00:19:20
Kenneth Cook, Jr.: Bumi Akan Tetap Ada Selamanya
-
Kenneth Cook, Jr.: Bumi Akan Tetap Ada Selamanya
Dalam penglihatan kepada Rasul Yohanes,
Yesus menjelaskan apa yang akan
terjadi di masa depan
waktu Yehuwa membinasakan
orang-orang yang melawan Kerajaan-Nya.
Di Wahyu 11:18,
orang-orang itu disebut sebagai
”orang-orang yang sedang merusak bumi.”
Kalau kita baca seluruh ayatnya,
Wahyu 11:18 mengatakan,
”Semua bangsa menjadi marah.
Engkau marah terhadap mereka,
dan tibalah waktunya Engkau menghakimi orang mati
dan memberikan upah kepada orang-orang suci,
para nabi-Mu, dan orang-orang
yang menghormati nama-Mu,
baik orang biasa maupun orang penting.
Saat itu, Engkau juga akan membinasakan
orang-orang yang sedang merusak bumi.”
Ayat ini meyakinkan kita
bahwa Yehuwa akan menghentikan
orang-orang yang merusak bumi.
Tapi, apa yang dimaksud hanya
orang-orang yang mencemari lingkungan
dan mengambil sumber daya alam secara berlebihan?
Atau, ada hal lain lagi yang tercakup?
Untuk menjawabnya, mari kita bahas
empat pertanyaan berikut ini:
Dalam Alkitab, apa yang dimaksud dengan ”bumi”?
Apa maksudnya ”merusak bumi” di Wahyu 11:18?
Kapan Yehuwa akan menghentikannya?
Dan, apa maksudnya bumi akan
tetap ada untuk selamanya?
Nah yang pertama, mari bahas
apa yang dimaksud dengan ”bumi”.
Bumi bisa memaksudkan planet ini
dan orang-orang.
Kenapa orang-orang juga termasuk?
Karena dalam Alkitab, kata ”bumi”
bisa punya lebih dari satu arti.
Ada beberapa kata lain yang juga seperti itu,
misalnya kata ”surga”.
Waktu kita dengar kata itu, kita mungkin
langsung teringat tentang alam roh
atau kedudukan yang tinggi.
Dan memang dalam bahasa Ibraninya,
kata ”surga” bisa memaksudkan dua hal tadi.
Tapi selain itu,
kata ”surga” juga bisa memaksudkan
langit atau luar angkasa.
Nah tapi sekarang, mari buka Daniel 4:26.
Kita mau lihat salah satu penggunaan kata ”surga”.
Kita akan gunakan terjemahan yang
sebelumnya, yang belum direvisi.
Di ayat ini,
Daniel sedang mengartikan mimpi Raja
Nebukhadnezar tentang pohon yang besar.
Dia mengatakan,
”Kerajaanmu pasti akan kembali kepadamu setelah
engkau mengetahui bahwa surga berkuasa.”
Kata ”surga” di sini jelas bukan memaksudkan langit ya?
Yang dimaksud adalah kekuasaan Yehuwa.
Sama seperti itu, kata ”bumi” di Alkitab
bisa punya beberapa arti.
Yang pertama, planet bumi.
Memang, ada planet-planet yang
namanya diambil dari nama dewa-dewi.
Tapi, Kejadian 1 mengatakan bahwa Yehuwa
sendiri yang memberi nama planet kita.
Dan, kita bisa yakin nama planet yang diambil
dari nama dewa-dewi tidak akan digunakan lagi.
Yehuwa sudah memberitahukan dengan
jelas apa yang akan terjadi pada bumi.
Bumi diciptakan untuk bertahan selamanya.
Pengkhotbah 1:4 mengatakan
bahwa meski generasi-generasi datang dan pergi,
”bumi”, maksudnya planet ini,
”tetap ada selamanya”.
Mazmur 104:5 juga mengatakan bahwa
”bumi tidak akan goyah selama-lamanya”.
Jadi, planet bumi tidak akan dihancurkan.
Kehendak Allah bagi bumi pasti akan jadi kenyataan.
Apa kehendak Allah?
Dia ingin agar manusia-manusia
yang sempurna, yang taat,
hidup bahagia di bumi untuk selama-lamanya.
Nah, sekarang kita akan bahas
arti yang kedua, yaitu orang-orangnya.
Memang, kalau kita bahas bumi,
kita pasti ingat manusia, ya?
Di Alkitab, kata ”bumi” sering memaksudkan
manusia atau orang-orang.
Ada beberapa contoh.
Kejadian 11:1 mengatakan,
”Seluruh bumi menggunakan bahasa yang sama.”
Di Kejadian 24:3,
Abraham mengatakan bahwa Yehuwa
adalah ”Allah yang berkuasa atas bumi”.
Jelas, maksudnya orang-orang.
Yesaya 49:13 mengatakan,
”Langit, bersoraklah, dan bumi, bergembiralah.”
Wahyu 19:2 menggambarkan agama palsu
sebagai ”pelacur besar yang merusak
bumi dengan perbuatan cabulnya”.
Jelaslah, ayat-ayat tadi memaksudkan
orang-orang yang bisa bicara,
bisa beribadah, bisa bergembira,
dan bisa dirusak oleh perbuatan cabul.
Jadi, kita sudah bahas kata ”bumi”
di Alkitab yang memaksudkan planet,
tujuan Allah menciptakan planet bumi,
dan kita sudah bahas bahwa kata ”bumi” bisa
memaksudkan orang-orang yang tinggal di bumi.
Nah, sekarang mari kita bahas pertanyaan kedua.
Apa maksudnya ”merusak bumi“ di Wahyu 11:18?
Apa yang dirusak planetnya,
orang-orangnya, atau keduanya?
Nah yang pertama, planetnya.
Yehuwa benci melihat manusia merusak bumi.
Kita yakin Dia pasti benci melihat pencemaran lingkungan,
perubahan iklim,
penggunaan sumber daya alam yang berlebihan,
dan kerusakan yang diakibatkan oleh perang.
Yehuwa peduli pada ciptaan-Nya.
Dari Kejadian 1 dan 2,
kita tahu bahwa setelah menciptakan bumi,
Allah mengatakan, ”Itu baik.”
Saat itu, Yehuwa pasti sangat senang.
Planet yang istimewa ini adalah hadiah untuk kita.
Mazmur 115:16 mengatakan bahwa
”bumi telah Dia berikan kepada manusia”.
Lalu, bagaimana dengan bumi yang
memaksudkan orang-orang?
Apa Yehuwa juga benci melihat kerusakan bumi dalam arti tersebut,
kerusakan orang-orang yang tinggal di bumi?
Ya.
Kita bisa lihat pandangan Yehuwa dari Kejadian 6:11, 12.
Menurut ayat ini,
dunia di zaman Nuh sudah rusak di pandangan Allah.
Saat kita baca dua ayat ini,
coba cari kaitan antara planet bumi dan orang-orang.
Mari buka Kejadian 6, kita akan baca mulai dari ayat 11.
”Tapi dalam pandangan Allah yang benar,
bumi sudah rusak dan penuh kekerasan.
Allah memandang bumi, dan bumi telah rusak,
semua orang sudah rusak perbuatannya.”
Jadi, apa kaitannya?
Ayat tadi bukan hanya membahas tentang planet bumi.
Yang rusak bukan hanya bumi, tapi juga semua orang.
Perbuatan mereka sudah rusak.
Sekarang, manusia sedang merusak planet bumi.
Dan sama seperti itu, dunia yang dikuasai
Setan juga sedang merusak semua orang.
Baik planet bumi maupun orang-orangnya sedang dirusak.
Secara perlahan, agama palsu dan kebanyakan orang
merusak apa yang sudah Yehuwa tetapkan bagi manusia.
Itu terlihat dari perang-perang yang tidak ada habisnya,
kebencian ras, dan perpecahan.
Orang-orang mendukung aborsi,
dan mereka juga mendukung pernikahan sesama jenis.
Dunia ini mengajarkan bahwa kita
bebas memilih gender kita.
Mereka bilang, ’Kamu boleh pilih
mau jadi pria, wanita, atau yang lainnya.’
Benar begitu?
Bagaimana pandangan Yehuwa?
Di Ulangan 22:5,
Dia mengatakan kepada bangsa Israel bahwa
”perempuan tidak boleh memakai baju laki-laki,
laki-laki juga tidak boleh memakai baju perempuan.
Orang yang melakukannya menjijikkan
bagi Yehuwa Allah kalian”.
Kalau dalam hal pakaian itu yang Yehuwa rasakan,
Dia pasti lebih jijik lagi
melihat bagaimana dunia ini berusaha menyamarkan
perbedaan antara pria dan wanita.
Baru-baru ini, Organisasi Kesehatan Dunia
(WHO) mengubah pengertian soal gender.
Mereka mengatakan bahwa gender itu ada banyak,
itu tidak terbatas pada pria atau wanita.
Seseorang bisa memilih apakah mereka merasa
mereka adalah seorang pria, wanita, atau di antaranya.
Apa benar begitu?
Dunia ini berusaha merusak apa yang sudah Yehuwa tetapkan.
Bahkan pemerintah di berbagai negara juga ikut-ikutan.
Dan mereka tidak suka kalau ada orang-orang yang
tidak setuju dengan pandangan mereka yang menyimpang.
Amsal 19:3 mengatakan,
”Kebodohan seseorang membuat jalannya menyimpang,
dan hatinya marah kepada Yehuwa.”
Nah mengenai perkawinan,
Yehuwa sudah mengatur agar perkawinan menjadi
ikatan yang permanen antara pria dan wanita.
Itu juga yang Yesus tekankan waktu dia ada di bumi,
seperti yang dikatakan Matius 19:4, 5.
Dia mengutip Kejadian 2:24 dan mengatakan,
”Apa kalian belum pernah baca
bahwa awalnya, Allah menciptakan manusia
sebagai laki-laki dan perempuan? . . .
Karena itu seorang pria akan meninggalkan ayah dan ibunya
dan akan terus bersama istrinya,
dan keduanya akan menjadi satu.”
”Allah menciptakan manusia sebagai
laki-laki dan perempuan . . .
dan keduanya akan menjadi satu.”
Tujuan Yehuwa bagi manusia jelas.
Tapi, dunia Setan mengatakan bahwa
dua pria atau dua wanita boleh menikah.
Apa benar begitu?
Jelaslah, Setan berupaya untuk merusak manusia
dengan menyebarkan pandangan yang rusak ini.
Dia mau membuat manusia begitu menjijikkan
di mata Yehuwa supaya Yehuwa meninggalkan mereka
dan mengubah tujuan-Nya bagi manusia di bumi.
Tapi, itu tidak akan terjadi.
Tujuan Allah bagi manusia dan bumi
akan menjadi kenyataan.
Sama seperti nama planet yang diambil
dari nama dewa-dewi akan disingkirkan,
perbuatan cabul dan pandangan yang menyimpang
tentang gender juga akan disingkirkan.
Demi nama-Nya sendiri dan demi
orang-orang yang mengasihi Dia,
Yehuwa akan ”membinasakan orang-orang
yang sedang merusak bumi”.
Ya, memang sebagai sesama penyembah Yehuwa,
mudah bahas pandangan Yehuwa tentang hal-hal ini.
Tapi, bagaimana kita membantu orang lain?
Apa yang bisa kita lakukan untuk membantu
mereka tahu pandangan Yehuwa tentang bumi,
pandangan Yehuwa tentang manusia,
dan kehendak-Nya bagi manusia?
Dengan hati nurani yang bersih, kita bisa
bilang bahwa kita tidak menahan diri
untuk memberi tahu orang-orang tentang hal-hal itu.
Ada artikel-artikel di jw.org yang bisa
dibaca oleh orang-orang yang tulus.
Misalnya, ”Apa yang Alkitab Katakan tentang Aborsi,
atau Pengguguran Kandungan?”
”Apakah Alkitab Membahas tentang
Perkawinan Sesama Jenis?”
Dan, ”Bagaimana Aku Jelaskan
Pandangan Alkitab tentang Homoseksualitas?”
Kita pasti senang punya alat-alat seperti itu
untuk membantu orang lain.
Jadi, mana yang lebih penting bagi Yehuwa—
planet bumi atau orang-orang?
Keduanya berharga bagi Dia.
Dan karena itu, dua-duanya akan tetap ada untuk selamanya.
Tapi, orang-orang yang hidup di bumi jauh lebih penting.
Yehuwa memberikan Putra-Nya untuk
menebus manusia, bukan planet bumi.
Yohanes 3:16 mengatakan bahwa
”Allah begitu mengasihi dunia ini
sehingga Dia memberikan Putra tunggal-Nya,
supaya setiap orang yang beriman kepadanya tidak dibinasakan
tapi mendapat kehidupan abadi”.
Amsal 8:31 juga mencatat kata-kata Yesus, ”pekerja ahli” Allah.
Katanya, ”Aku bergembira karena bumi-Nya yang bisa dihuni,
dan aku khususnya menyukai manusia.”
Jadi, apa yang perlu terus kita lakukan?
Kita perlu dengan baik hati dan penuh respek
membantu orang-orang belajar tentang
pandangan Yehuwa selagi masih ada waktu.
Kita tidak boleh ”malu dengan kabar baik”,
karena kabar baik yang kita sampaikan
bukan hanya soal dunia baru,
tapi juga tentang bagaimana sebentar lagi
Yehuwa akan memperbaiki keadaan di bumi.
Orang tua yang punya anak-anak kecil
juga pasti terhibur oleh kabar baik itu.
Mereka sudah berupaya keras untuk melindungi
anak-anak mereka dari pengaruh Setan
yang ingin merusak hati dan pikiran anak-anak mereka
lewat pikiran yang cabul dan pemikiran yang salah.
Untungnya, akhir itu akan segera tiba.
Sekarang mari buka Wahyu 14:6, 7,
dan coba perhatikan
apa yang termasuk dalam kabar baik yang
disampaikan oleh seorang malaikat.
Mari kita baca Wahyu 14:6, 7.
Ayat itu mengatakan,
”Dia punya kabar baik yang abadi untuk
disampaikan kepada semua orang di bumi,
kepada setiap suku, ras, bahasa, dan bangsa.
Dia berkata dengan lantang,
’Takutlah kepada Allah dan muliakan Dia,
karena sudah tiba waktunya Allah menghakimi manusia.
Sembahlah Pencipta langit, bumi, laut,
dan sumber-sumber air.’”
Jadi menurut ayat yang tadi kita baca,
apa yang termasuk dalam kabar baik
yang disampaikan malaikat itu?
Katanya, ”Takutlah kepada Allah dan muliakan Dia,
karena sudah tiba waktunya Allah menghakimi manusia.”
Bagi orang-orang yang menyukai apa yang benar,
ini adalah kabar baik.
Dan, kita juga senang menyampaikan
kabar baik ini kepada orang lain saat kita mengabar.
Firman Allah meyakinkan kita di Kisah 17:31
bahwa Yehuwa ”sudah menetapkan suatu hari
untuk menghakimi dunia dengan adil” melalui Putra-Nya.
Ini pasti membuat orang-orang yang ingin
menyenangkan Yehuwa merasa damai dan lega.
Jadi dalam khotbah ini, kita sudah bahas bahwa
kata ”bumi” di Alkitab bisa memaksudkan planet bumi
dan orang-orang yang tinggal di bumi.
Kita juga sudah bahas bahwa bumi ini sedang dirusak.
Tapi, yang dimaksud bukan hanya penggunaan
sumber daya alam yang berlebihan
atau pencemaran lingkungan.
Yang dimaksud bukan hanya itu.
Setan dan dunianya juga berusaha
merusak manusia dengan berbagai cara.
Tapi, mereka tidak akan berhasil.
Yehuwa sudah memberikan Putra-Nya
untuk menyelamatkan manusia yang taat
dan untuk membuat kehendak-Nya
bagi bumi menjadi kenyataan.
Jadi pertanyaannya,
kapan Yehuwa akan membinasakan
semua yang sedang merusak bumi?
Jawabannya, sebentar lagi, tidak lama lagi.
Yehuwa tidak akan membiarkan manusia
terus-menerus dirusak.
Jangan pernah ragukan hal itu.
Yehuwa sudah bertekad.
”Dia sabar . . .
Dia tidak ingin seorang pun dimusnahkan.”
Tapi, Dia juga sudah bertekad.
”Hari Yehuwa” akan datang.
2 Petrus 3:13 meyakinkan kita
”ada langit baru dan bumi baru yang kita
nantikan berdasarkan janji Allah”.
”Bumi baru” yang disebutkan di ayat ini
memaksudkan orang-orang yang akan melayani
dan menyembah Yehuwa untuk selamanya.
Mereka yang terus merusak bumi tidak termasuk di situ.
Di Matius 19:28,
Yesus mengatakan bahwa di masa depan
akan ada ”penciptaan kembali”.
Keterangan tambahan untuk ayat itu mengatakan
bahwa penciptaan kembali juga berarti ”pembaruan.”
Di situ juga dikatakan bahwa penciptaan kembali
adalah ”masa ketika pemerintahan Yesus
dan rekan-rekannya
membuat keadaan di bumi menjadi sempurna lagi,
seperti yang dulu dinikmati pasangan
manusia pertama sebelum berdosa.”
Ya, itu luar biasa!
Penciptaan kembali akan memperbaiki
kerusakan yang dibuat para pemberontak.
Itu akan membuat tujuan Yehuwa bagi bumi jadi kenyataan.
Jadi kesimpulannya,
apa yang dimaksud ”bumi” sedang dirusak sekarang?
Seperti yang sudah kita bahas,
planet bumi sedang dirusak
dan orang-orang juga sedang dirusak oleh dunia Setan.
Nah, tapi apa maksudnya ”bumi” akan tetap ada selamanya?
Yang pertama,
Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa planet bumi
akan tetap ada selamanya.
Yang kedua, yang lebih penting,
”bumi baru”,
atau orang-orang yang menerima kabar baik,
juga akan tetap ada selamanya.
Penciptaan kembali akan segera terjadi.
Yesus akan memanfaatkan sebaik-baiknya
masa Pemerintahan Seribu Tahun.
Dia tidak akan menyia-nyiakan satu hari pun.
Dia bertekad untuk menyenangkan Yehuwa
dan membuat kehendak Yehuwa bagi bumi jadi kenyataan.
Yang akan terjadi di masa depan sudah jelas.
Kehendak Yehuwa tidak sulit dimengerti.
Selama penciptaan kembali, bumi akan diperbarui.
Dan bumi akan dipenuhi oleh orang-orang yang sempurna,
yang saling mengasihi dan bersatu melayani Yehuwa.
Ya, bumi akan tetap ada selamanya.
-