00:00:02
Tema kita adalah 00:00:03
00:00:03
”Para Wanita yang Memberitakan Kabar Baik”. 00:00:07
00:00:07
Sungguh menyedihkan, 00:00:08
00:00:08
sepanjang sejarah,
wanita menjadi korban ketidakadilan, 00:00:12
00:00:12
kekerasan, 00:00:13
00:00:13
dan pelecehan. 00:00:14
00:00:14
Apa sebabnya? 00:00:16
00:00:17
Alkitab menjelaskan,
di bagian akhir dari Kejadian 3:16. 00:00:24
00:00:24
Perhatikan apa yang Allah katakan, 00:00:27
00:00:35
Sewaktu mengatakan bahwa
Adam akan ”menguasai” istrinya, 00:00:39
00:00:39
itu tidak berarti Allah menyetujui
wanita akan dikuasai oleh pria. 00:00:44
00:00:45
Ia hanya menubuatkan akibat dosa atas mereka. 00:00:50
00:00:50
Jadi, pelecehan atas wanita
merupakan akibat dosa manusia, 00:00:55
00:00:55
dan bukan kehendak Allah. 00:00:58
00:00:59
Sampai sekarang, 00:01:01
00:01:01
para wanita jarang sekali mendapatkan kehormatan
yang ingin Allah berikan kepada mereka. 00:01:07
00:01:07
Tapi, Yehuwa menjelaskan
dalam Firman-Nya, Alkitab, 00:01:12
00:01:12
bahwa wanita dan pria setara di hadapan-Nya. 00:01:16
00:01:16
Malah, 00:01:16
00:01:16
Ia menunjukkan bahwa wanita berperan penting
dalam pelaksanaan kehendak-Nya. 00:01:21
00:01:23
Tema kita didasarkan pada Mazmur 68:11. 00:01:28
00:01:29
Mari kita baca, 00:01:31
00:01:39
Kata-kata itu terilham. 00:01:41
00:01:41
Tapi, apa maksud sang pemazmur? 00:01:44
00:01:46
Dalam Mazmur 68 ini, 00:01:48
00:01:48
Daud memuji Yehuwa
sebagai sumber keselamatan. 00:01:52
00:01:54
Sejak keluar dari Mesir, 00:01:56
00:01:56
orang Israel sering bertempur melawan
bangsa-bangsa yang memusuhi mereka. 00:02:01
00:02:01
Dengan bantuan Yehuwa,
mereka menang. 00:02:05
00:02:05
Dan, seluruh bangsa Israel bersukacita
atas kemenangan dari Yehuwa. 00:02:10
00:02:11
Perayaan kemenangan pertama
yang dicatat dalam Alkitab 00:02:15
00:02:15
adalah saat Yehuwa membantu umat-Nya
menang atas Firaun dan pasukan Mesir. 00:02:21
00:02:22
Keluaran 15:20, 21 memberi tahu
apa yang terjadi setelah kemenangan mukjizat ini, 00:02:31
00:02:56
Bayangkan peristiwa itu. 00:02:59
00:02:59
Ada kira-kira tiga juta orang Israel berkumpul. 00:03:03
00:03:03
Bayangkan, 00:03:05
00:03:05
dari sejumlah besar orang itu, 00:03:07
00:03:07
”semua wanita” menari dan bernyanyi
memuji Yehuwa. 00:03:12
00:03:12
Itu pasti bala tentara yang besar! 00:03:16
00:03:16
Itu benar-benar pujian yang luar biasa
bagi Yehuwa! 00:03:20
00:03:21
Contoh lain, 00:03:22
00:03:22
setelah Raja Saul dan jenderalnya, Daud,
menang atas pasukan Filistin. 00:03:27
00:03:28
Mari kita baca,1 Samuel 18:6, 00:03:34
00:03:51
Ayat tadi berkata bahwa
para wanita keluar dari ”semua kota” 00:03:56
00:03:56
untuk menyambut dengan musik,
nyanyian, dan tarian. 00:04:00
00:04:02
Kesempatan seperti itu
bukanlah sekadar ungkapan sukacita 00:04:06
00:04:06
yang berasal dari emosi manusia. 00:04:09
00:04:09
Sambil mengingat hal itu, Daud berkata, 00:04:12
00:04:12
”Yehuwa sendiri menyampaikan perkataan, 00:04:15
00:04:15
para wanita yang memberitakan kabar baik
adalah bala tentara yang besar.” 00:04:20
00:04:20
Ya, dan Yehuwa menghargai pujian mereka, 00:04:22
00:04:22
sama seperti Ia menghargai
para pria yang bertempur. 00:04:26
00:04:27
Bagaimana dengan sekarang? 00:04:29
00:04:31
Laporan untuk tahun dinas 2017 00:04:34
00:04:34
memperlihatkan bahwa
ada lebih dari 8,3 juta penyiar 00:04:38
00:04:38
yang memberitakan kabar baik di seluruh dunia. 00:04:42
00:04:43
Ingatlah bahwa di banyak negeri, 00:04:45
00:04:45
setengah dari jumlah perintis istimewa
adalah saudari-saudari yang terkasih 00:04:51
00:04:51
dan hampir tiga perempat perintis biasa
adalah saudari-saudari. 00:04:56
00:04:56
Selain itu, 00:04:58
00:04:58
banyak saudari lain dengan sepenuh hati
mengabar sebisa-bisanya 00:05:02
00:05:02
sesuai keadaan mereka. 00:05:05
00:05:06
Banyak saudari kita adalah orang tua tunggal 00:05:09
00:05:09
yang menyediakan kebutuhan materi
dan rohani bagi anak-anak mereka. 00:05:15
00:05:15
Banyak saudari lajang 00:05:17
00:05:17
rela meluaskan dinas mereka kepada Yehuwa 00:05:20
00:05:20
dalam pekerjaan pembangunan
dan pemeliharaan, dinas Betel 00:05:24
00:05:24
dan melayani di tempat yang membutuhkan. 00:05:27
00:05:27
Ini termasuk melayani dalam ladang bahasa asing. 00:05:31
00:05:31
Para istri yang setia
dengan loyal mendukung suami mereka 00:05:35
00:05:35
sambil memenuhi peran mereka sendiri
sebagai pengabar dan pengajar. 00:05:40
00:05:40
Ya, pastilah Yehuwa sangat senang 00:05:42
00:05:42
melihat kalian semua
melayani dalam beragam cara! 00:05:46
00:05:46
Dan, kita bersyukur 00:05:47
00:05:47
atas kehangatan dan pengaruh positif dari
saudari-saudari kita yang terkasih di sidang kita. 00:05:53
00:05:55
Jelaslah, 00:05:56
00:05:56
Yehuwa menghargai
”bala tentara” para saudari yang besar ini. 00:06:01
00:06:02
Tapi, apakah Ia memperhatikan keadaan
dan pengorbanan pribadi dari setiap saudari? 00:06:08
00:06:09
Kita tidak perlu menebak. 00:06:11
00:06:11
Melalui Firman-Nya, 00:06:13
00:06:13
Yehuwa memperlihatkan dengan jelas
bahwa Ia mengamati 00:06:16
00:06:16
dan menghargai setiap hamba-Nya. 00:06:19
00:06:20
Misalnya, 00:06:21
00:06:21
apakah Saudara memperhatikan sewaktu
membaca ayat di Keluaran pasal 15, 00:06:26
00:06:26
yang menggambarkan Miriam sebagai ”nabiah”? 00:06:30
00:06:30
Tampaknya, ia diberi hak istimewa untuk digunakan 00:06:33
00:06:33
sebagai sarana komunikasi dengan Allah.00:06:36
00:06:36
Dalam beberapa contoh, 00:06:38
00:06:38
ini pasti mencakup
menyanyikan lagu-lagu yang diilhami Yehuwa. 00:06:43
00:06:43
Miriam bukanlah satu-satunya dalam Alkitab
yang diberi gelar seperti itu. 00:06:48
00:06:48
Wanita-wanita lain
dalam catatan Alkitab, seperti Hana, 00:06:52
00:06:52
dan istri Yesaya, juga disebut nabiah. 00:06:56
00:06:58
Buku Hakim-Hakim memperkenalkan
hamba Allah yang setia lainnya, yaitu Debora. 00:07:04
00:07:05
Mari baca Hakim 4:4, 5. 00:07:11
00:07:29
Tampaknya, Debora punya tugas untuk
menyelesaikan pertikaian di antara bangsa Israel 00:07:34
00:07:34
dengan memberikan jawaban Yehuwa
untuk masalah yang dihadapi. 00:07:38
00:07:39
Belakangan dalam sejarah Israel, 00:07:42
00:07:42
selama pemerintahan Raja Yosia yang setia, 00:07:45
00:07:45
Hulda melayani sebagai nabiah. 00:07:48
00:07:49
Di 2 Raja 22:8, 00:07:53
00:07:53
kita membaca bahwa sewaktu bait diperbaiki, 00:07:57
00:07:57
buku Hukum yang asli ditemukan. 00:08:00
00:08:00
Sewaktu Hukum itu dibacakan kepada Yosia, 00:08:02
00:08:02
ia merasa sedih, karena sadar betapa
menyimpangnya bangsa itu dari Hukum Yehuwa. 00:08:08
00:08:11
Di ayat 13, 00:08:12
00:08:12
ia memberi perintah kepada imam,
sekretaris, dan pejabat lainnya, 00:08:17
00:08:31
Bagaimana mereka melakukannya? 00:08:34
00:08:34
Ayat 14 melanjutkan, 00:08:36
00:08:47
Ini menarik, karena Yehuwa menggunakan
wanita yang setia ini 00:08:50
00:08:50
untuk menyampaikan petunjuk-Nya. 00:08:52
00:08:52
dan para pejabat serta imam itu
mencari bimbingan Allah melalui dia. 00:08:57
00:08:58
Memang, Kitab-Kitab Yunani Kristen 00:09:01
00:09:01
tidak mengizinkan saudari-saudari
melayani untuk tugas dan tanggung jawab 00:09:05
00:09:05
seperti Debora dan nabiah lainnya di Israel. 00:09:09
00:09:09
Tetapi, 00:09:11
00:09:11
Titus 2:3, 4 00:09:14
00:09:14
menganjurkan ”wanita-wanita yang sudah berumur”
untuk menunjukkan sifat-sifat rohani, 00:09:19
00:09:19
”dengan demikian mereka menyadarkan
wanita-wanita muda” dalam hal-hal rohani. 00:09:24
00:09:25
Mari kita baca, 00:09:27
00:09:45
Kita sungguh menghargai
saudari-saudari yang matang 00:09:49
00:09:49
yang menyediakan bantuan bagus
bagi saudari-saudari muda 00:09:52
00:09:52
atau bagi orang-orang yang masih baru! 00:09:55
00:09:56
Sekarang, Yehuwa mendelegasikan
wewenang kepada para pria. 00:10:01
00:10:01
Mereka memenuhi persyaratan Alkitab
sebagai penatua dan hamba pelayanan 00:10:05
00:10:05
untuk melayani, membimbing,
dan melindungi umat-Nya. 00:10:10
00:10:10
Dan jelas, 00:10:11
00:10:11
pengaturan ini
bukan karena kurangnya respek 00:10:14
00:10:14
akan para saudari di dalam sidang. 00:10:17
00:10:17
Malah, banyak saudara
yang bertanggung jawab mengakui 00:10:20
00:10:20
bahwa mereka mendapat manfaat
dari pengalaman dan hikmat praktis 00:10:24
00:10:24
dari para saudari yang rendah hati dan matang. 00:10:28
00:10:29
Satu lagi, 00:10:31
00:10:31
pikirkan iman yang luar biasa
dari seorang wanita lain, 00:10:35
00:10:35
Maria. 00:10:37
00:10:38
Betapa besar tanggung jawab
yang Yehuwa percayakan kepadanya. 00:10:42
00:10:42
untuk melahirkan dan membesarkan
Putra Yehuwa sendiri sebagai manusia! 00:10:48
00:10:48
Kita hanya bisa membayangkan
apa yang terlintas dalam pikirannya 00:10:52
00:10:52
sewaktu dia diberi tahu tentang tugasnya. 00:10:55
00:10:56
Tapi, catatan di Lukas pasal 1 00:11:00
00:11:00
memberikan banyak informasi
tentang kerohaniannya. 00:11:04
00:11:05
Di ayat 38, 00:11:08
00:11:08
setelah malaikat Gabriel
selesai berbicara kepadanya, 00:11:12
00:11:12
Maria menanggapi seperti ini, 00:11:15
00:11:24
Ia pasti bingung bagaimana Yehuwa
akan melaksanakan semua ini, 00:11:27
00:11:27
tapi ia rendah hati dan taat. 00:11:31
00:11:31
Meski para pria setia seperti
Musa dan Yeremia ragu-ragu 00:11:34
00:11:34
sewaktu mendapat tugas yang berat dari Allah, 00:11:37
00:11:37
Maria tidak! 00:11:38
00:11:38
Teladannya sangat bagus
bagi kita semua, pria atau wanita! 00:11:43
00:11:44
Jelaslah, 00:11:45
00:11:45
Yehuwa selalu menghargai para wanita. 00:11:49
00:11:49
Dan, kita punya kehormatan 00:11:51
00:11:51
untuk bisa melayani
bersama jutaan saudari yang bekerja keras. 00:11:55
00:11:55
Yehuwa pasti senang saat melihat
saudari-saudari yang terkasih melayani Dia 00:12:00
00:12:00
dengan rendah hati dan setia! 00:12:03
00:12:03
Kami mendesak kalian, Saudari-Saudari, 00:12:06
00:12:06
teruskan pekerjaan baik kalian 00:12:08
00:12:08
dan teruslah menjadi
pengaruh positif dalam sidang. 00:12:12
00:12:12
Allah memberikan kehormatan
kepada para wanita 00:12:15
00:12:15
untuk menggenapi kata-kata ini, 00:12:17
00:12:17
”Yehuwa sendiri menyampaikan perkataan, 00:12:20
00:12:20
para wanita yang memberitakan kabar baik
adalah bala tentara yang besar.” 00:12:31
Ralph Walls: ”Para Wanita yang Memberitakan Kabar Baik”
-
Ralph Walls: ”Para Wanita yang Memberitakan Kabar Baik”
Tema kita adalah
”Para Wanita yang Memberitakan Kabar Baik”.
Sungguh menyedihkan,
sepanjang sejarah,
wanita menjadi korban ketidakadilan,
kekerasan,
dan pelecehan.
Apa sebabnya?
Alkitab menjelaskan,
di bagian akhir dari Kejadian 3:16.
Perhatikan apa yang Allah katakan,
Sewaktu mengatakan bahwa
Adam akan ”menguasai” istrinya,
itu tidak berarti Allah menyetujui
wanita akan dikuasai oleh pria.
Ia hanya menubuatkan akibat dosa atas mereka.
Jadi, pelecehan atas wanita
merupakan akibat dosa manusia,
dan bukan kehendak Allah.
Sampai sekarang,
para wanita jarang sekali mendapatkan kehormatan
yang ingin Allah berikan kepada mereka.
Tapi, Yehuwa menjelaskan
dalam Firman-Nya, Alkitab,
bahwa wanita dan pria setara di hadapan-Nya.
Malah,
Ia menunjukkan bahwa wanita berperan penting
dalam pelaksanaan kehendak-Nya.
Tema kita didasarkan pada Mazmur 68:11.
Mari kita baca,
Kata-kata itu terilham.
Tapi, apa maksud sang pemazmur?
Dalam Mazmur 68 ini,
Daud memuji Yehuwa
sebagai sumber keselamatan.
Sejak keluar dari Mesir,
orang Israel sering bertempur melawan
bangsa-bangsa yang memusuhi mereka.
Dengan bantuan Yehuwa,
mereka menang.
Dan, seluruh bangsa Israel bersukacita
atas kemenangan dari Yehuwa.
Perayaan kemenangan pertama
yang dicatat dalam Alkitab
adalah saat Yehuwa membantu umat-Nya
menang atas Firaun dan pasukan Mesir.
Keluaran 15:20, 21 memberi tahu
apa yang terjadi setelah kemenangan mukjizat ini,
Bayangkan peristiwa itu.
Ada kira-kira tiga juta orang Israel berkumpul.
Bayangkan,
dari sejumlah besar orang itu,
”semua wanita” menari dan bernyanyi
memuji Yehuwa.
Itu pasti bala tentara yang besar!
Itu benar-benar pujian yang luar biasa
bagi Yehuwa!
Contoh lain,
setelah Raja Saul dan jenderalnya, Daud,
menang atas pasukan Filistin.
Mari kita baca,1 Samuel 18:6,
Ayat tadi berkata bahwa
para wanita keluar dari ”semua kota”
untuk menyambut dengan musik,
nyanyian, dan tarian.
Kesempatan seperti itu
bukanlah sekadar ungkapan sukacita
yang berasal dari emosi manusia.
Sambil mengingat hal itu, Daud berkata,
”Yehuwa sendiri menyampaikan perkataan,
para wanita yang memberitakan kabar baik
adalah bala tentara yang besar.”
Ya, dan Yehuwa menghargai pujian mereka,
sama seperti Ia menghargai
para pria yang bertempur.
Bagaimana dengan sekarang?
Laporan untuk tahun dinas 2017
memperlihatkan bahwa
ada lebih dari 8,3 juta penyiar
yang memberitakan kabar baik di seluruh dunia.
Ingatlah bahwa di banyak negeri,
setengah dari jumlah perintis istimewa
adalah saudari-saudari yang terkasih
dan hampir tiga perempat perintis biasa
adalah saudari-saudari.
Selain itu,
banyak saudari lain dengan sepenuh hati
mengabar sebisa-bisanya
sesuai keadaan mereka.
Banyak saudari kita adalah orang tua tunggal
yang menyediakan kebutuhan materi
dan rohani bagi anak-anak mereka.
Banyak saudari lajang
rela meluaskan dinas mereka kepada Yehuwa
dalam pekerjaan pembangunan
dan pemeliharaan, dinas Betel
dan melayani di tempat yang membutuhkan.
Ini termasuk melayani dalam ladang bahasa asing.
Para istri yang setia
dengan loyal mendukung suami mereka
sambil memenuhi peran mereka sendiri
sebagai pengabar dan pengajar.
Ya, pastilah Yehuwa sangat senang
melihat kalian semua
melayani dalam beragam cara!
Dan, kita bersyukur
atas kehangatan dan pengaruh positif dari
saudari-saudari kita yang terkasih di sidang kita.
Jelaslah,
Yehuwa menghargai
”bala tentara” para saudari yang besar ini.
Tapi, apakah Ia memperhatikan keadaan
dan pengorbanan pribadi dari setiap saudari?
Kita tidak perlu menebak.
Melalui Firman-Nya,
Yehuwa memperlihatkan dengan jelas
bahwa Ia mengamati
dan menghargai setiap hamba-Nya.
Misalnya,
apakah Saudara memperhatikan sewaktu
membaca ayat di Keluaran pasal 15,
yang menggambarkan Miriam sebagai ”nabiah”?
Tampaknya, ia diberi hak istimewa untuk digunakan
sebagai sarana komunikasi dengan Allah.
Dalam beberapa contoh,
ini pasti mencakup
menyanyikan lagu-lagu yang diilhami Yehuwa.
Miriam bukanlah satu-satunya dalam Alkitab
yang diberi gelar seperti itu.
Wanita-wanita lain
dalam catatan Alkitab, seperti Hana,
dan istri Yesaya, juga disebut nabiah.
Buku Hakim-Hakim memperkenalkan
hamba Allah yang setia lainnya, yaitu Debora.
Mari baca Hakim 4:4, 5.
Tampaknya, Debora punya tugas untuk
menyelesaikan pertikaian di antara bangsa Israel
dengan memberikan jawaban Yehuwa
untuk masalah yang dihadapi.
Belakangan dalam sejarah Israel,
selama pemerintahan Raja Yosia yang setia,
Hulda melayani sebagai nabiah.
Di 2 Raja 22:8,
kita membaca bahwa sewaktu bait diperbaiki,
buku Hukum yang asli ditemukan.
Sewaktu Hukum itu dibacakan kepada Yosia,
ia merasa sedih, karena sadar betapa
menyimpangnya bangsa itu dari Hukum Yehuwa.
Di ayat 13,
ia memberi perintah kepada imam,
sekretaris, dan pejabat lainnya,
Bagaimana mereka melakukannya?
Ayat 14 melanjutkan,
Ini menarik, karena Yehuwa menggunakan
wanita yang setia ini
untuk menyampaikan petunjuk-Nya.
dan para pejabat serta imam itu
mencari bimbingan Allah melalui dia.
Memang, Kitab-Kitab Yunani Kristen
tidak mengizinkan saudari-saudari
melayani untuk tugas dan tanggung jawab
seperti Debora dan nabiah lainnya di Israel.
Tetapi,
Titus 2:3, 4
menganjurkan ”wanita-wanita yang sudah berumur”
untuk menunjukkan sifat-sifat rohani,
”dengan demikian mereka menyadarkan
wanita-wanita muda” dalam hal-hal rohani.
Mari kita baca,
Kita sungguh menghargai
saudari-saudari yang matang
yang menyediakan bantuan bagus
bagi saudari-saudari muda
atau bagi orang-orang yang masih baru!
Sekarang, Yehuwa mendelegasikan
wewenang kepada para pria.
Mereka memenuhi persyaratan Alkitab
sebagai penatua dan hamba pelayanan
untuk melayani, membimbing,
dan melindungi umat-Nya.
Dan jelas,
pengaturan ini
bukan karena kurangnya respek
akan para saudari di dalam sidang.
Malah, banyak saudara
yang bertanggung jawab mengakui
bahwa mereka mendapat manfaat
dari pengalaman dan hikmat praktis
dari para saudari yang rendah hati dan matang.
Satu lagi,
pikirkan iman yang luar biasa
dari seorang wanita lain,
Maria.
Betapa besar tanggung jawab
yang Yehuwa percayakan kepadanya.
untuk melahirkan dan membesarkan
Putra Yehuwa sendiri sebagai manusia!
Kita hanya bisa membayangkan
apa yang terlintas dalam pikirannya
sewaktu dia diberi tahu tentang tugasnya.
Tapi, catatan di Lukas pasal 1
memberikan banyak informasi
tentang kerohaniannya.
Di ayat 38,
setelah malaikat Gabriel
selesai berbicara kepadanya,
Maria menanggapi seperti ini,
Ia pasti bingung bagaimana Yehuwa
akan melaksanakan semua ini,
tapi ia rendah hati dan taat.
Meski para pria setia seperti
Musa dan Yeremia ragu-ragu
sewaktu mendapat tugas yang berat dari Allah,
Maria tidak!
Teladannya sangat bagus
bagi kita semua, pria atau wanita!
Jelaslah,
Yehuwa selalu menghargai para wanita.
Dan, kita punya kehormatan
untuk bisa melayani
bersama jutaan saudari yang bekerja keras.
Yehuwa pasti senang saat melihat
saudari-saudari yang terkasih melayani Dia
dengan rendah hati dan setia!
Kami mendesak kalian, Saudari-Saudari,
teruskan pekerjaan baik kalian
dan teruslah menjadi
pengaruh positif dalam sidang.
Allah memberikan kehormatan
kepada para wanita
untuk menggenapi kata-kata ini,
”Yehuwa sendiri menyampaikan perkataan,
para wanita yang memberitakan kabar baik
adalah bala tentara yang besar.”
-