00:00:01
Orang yang beriman akan tebusan
bisa hidup selamanya.00:00:06
00:00:06
Itu kebenaran yang senang kita ajarkan.00:00:09
00:00:09
Tapi, apakah baru di masa depan
kita mendapat manfaat dari tebusan?00:00:15
00:00:16
Tidak.00:00:17
00:00:17
Ingatlah, karena beriman akan tebusan,00:00:20
00:00:20
kita memutuskan untuk
membaktikan diri kepada Yehuwa00:00:24
00:00:24
dan bersahabat dengan-Nya.00:00:26
00:00:26
Karena itu, Yehuwa menunjukkan kebaikan hati
yang luar biasa dan kasih setia-Nya kepada kita.00:00:33
00:00:33
Kita pun merasakan manfaatnya setiap hari.00:00:37
00:00:37
Jadi, apa pengaruhnya untuk kita?00:00:41
00:00:42
Mari lihat kata-kata Daud di Mazmur 27:13.00:00:48
00:00:49
Kita akan lihat Daud sangat menghargai
kebaikan dan kasih setia Yehuwa.00:00:55
00:00:56
Di ayat-ayat sebelumnya, Daud menyebutkan
berbagai cara Yehuwa berbaik hati kepadanya setiap hari.00:01:03
00:01:04
Lalu dia mengatakan,00:01:05
00:01:05
”Apa jadinya kalau aku tidak beriman bahwa
selagi aku hidup, aku akan melihat betapa baiknya Yehuwa?”00:01:12
00:01:13
Nah, sekarang coba kita bayangkan sebentar.00:01:16
00:01:17
Tidak ada tebusan, tidak ada kebaikan Yehuwa setiap hari.00:01:22
00:01:23
Seperti apa hidup kita?00:01:25
00:01:26
Kita bahkan tidak mau membayangkannya.00:01:28
00:01:28
Tapi, kadang kita perlu pikirkan itu sebentar saja.00:01:33
00:01:34
Itu buat kita sadar, ’Saya tidak mau hidup seperti itu.00:01:38
00:01:38
Saya butuh kebaikan Yehuwa setiap hari.’00:01:43
00:01:43
Jadi sekarang, coba kita pikirkan00:01:45
00:01:45
dalam hal apa saja kita merasakan kebaikan Yehuwa00:01:49
00:01:49
karena kita beriman kepada-Nya dan pada tebusan.00:01:53
00:01:53
Lalu, kita akan buat sebuah daftar.00:01:55
00:01:55
Kata-kata Daud di Mazmur 27 akan bantu kita.00:01:58
00:01:58
Mari lihat bagian awalnya.00:02:00
00:02:01
Ini hal pertama di daftar kita.00:02:03
00:02:03
Daud mengatakan,
”Yehuwa-lah terangku dan keselamatanku.00:02:07
00:02:07
Siapa yang harus kutakuti?00:02:09
00:02:09
Yehuwa-lah benteng hidupku.00:02:12
00:02:12
Siapa yang bisa membuatku gentar?00:02:14
00:02:14
Saat orang jahat menyerangku untuk menghabisi aku,00:02:17
00:02:17
justru musuh dan lawanku
itulah yang tersandung dan jatuh.”00:02:20
00:02:21
Apakah Daud bisa berhasil
karena dia pejuang yang hebat?00:02:25
00:02:26
Tidak.00:02:27
00:02:27
Dia bilang itu karena ’Yehuwa-lah benteng hidupnya’.00:02:32
00:02:32
Yehuwa menunjukkan kasih setia kepada Daud
dengan mendukungnya sepanjang hidupnya.00:02:39
00:02:39
Dan, karena itulah Daud berhasil.00:02:42
00:02:42
Jadi, saat Daud merenungkan bagaimana Yehuwa
menunjukkan kasih setia dan mendukungnya,00:02:47
00:02:47
dia menyadari sesuatu yang penting.00:02:49
00:02:49
Di ayat 3, ”Meski pasukan tentara
mengepung aku, hatiku tidak akan takut.00:02:55
00:02:55
Meski ada perang melawan aku,
aku tetap akan percaya kepada-Nya.”00:03:01
00:03:02
Nah, seberapa kuat keyakinan Daud
akan kasih setia Yehuwa?00:03:08
00:03:08
Mari lihat ayat 10:00:03:10
00:03:11
”Kalaupun ayah dan ibuku sendiri meninggalkan aku00:03:15
00:03:15
[rasanya tidak mungkin, tapi kalaupun itu terjadi],00:03:19
00:03:19
Yehuwa akan menerima aku.”00:03:22
00:03:22
Dan benar ya, karena kita merasakan
kasih setia dan dukungan Yehuwa,00:03:28
00:03:28
karena kita mengandalkannya,00:03:30
00:03:30
kita yakin bahwa Yehuwa akan bantu kita
saat kita hadapi masalah yang berat.00:03:35
00:03:36
Jadi, itu hal pertama di daftar kita.00:03:38
00:03:38
Nah, sekarang yang kedua.00:03:40
00:03:40
Itu dicatat di ayat 14.00:03:43
00:03:44
Daud mengatakan, ”Berharaplah kepada Yehuwa;
jadilah berani dan teguhkan hatimu.”00:03:51
00:03:52
Karena kita beriman akan tebusan, kita punya alasan
yang kuat untuk berharap kepada Yehuwa.00:03:58
00:03:58
Kita berharap Dia akan membantu
kita bertekun dari hari ke hari,00:04:03
00:04:03
dan kita berharap Dia akan menepati
janji-janji-Nya untuk masa depan.00:04:07
00:04:07
Dan, apa pengaruhnya untuk kita?00:04:09
00:04:10
Kita menjadi ’berani dan teguh’.00:04:13
00:04:14
Apa ini memang benar?00:04:16
00:04:16
Iya.00:04:17
00:04:17
Ada satu pengalaman menyentuh
yang membuktikan benarnya hal ini.00:04:23
00:04:23
Ada saudari kecil, namanya Eliza, umur tujuh tahun.00:04:26
00:04:26
Nah, mamanya kasih pelajaran Alkitab
ke seorang wanita yang punya anak seumuran Eliza.00:04:34
00:04:34
Wanita ini sakit keras dan harus dirawat
di rumah sakit untuk waktu yang cukup lama.00:04:41
00:04:42
Jadi, mamanya Eliza ajak anak ini ke rumahnya
supaya anak ini bisa main sama Eliza.00:04:49
00:04:49
Nah setelahnya, waktu mereka mau antar anak itu pulang,00:04:53
00:04:53
anak itu bilang, ”Eliza, makasih ya udah semangatin aku.”00:04:58
00:04:59
Mamanya Eliza penasaran.00:05:01
00:05:01
Dan dia tanya, ”Tadi kalian ngapain?”00:05:03
00:05:04
Eliza jelaskan, “Dia kan sedih mamanya di rumah sakit.00:05:09
00:05:09
Dia kangen sama mamanya.00:05:11
00:05:11
Jadi, aku mau semangatin dia.00:05:13
00:05:14
Aku doa sama dia.00:05:16
00:05:16
Lalu aku mikir, ’Wah, aku harus kasih tahu dia soal ayat itu.’00:05:20
00:05:20
Itu loh, ayat yang bilang Allah akan hapus air mata,
dan nanti enggak ada yang sakit lagi.00:05:26
00:05:26
Aku tunjukin ayat itu ke dia, terus aku peluk dia.”00:05:30
00:05:31
Sederhana, tapi pengaruhnya besar.00:05:35
00:05:35
Temannya Eliza merasa dikuatkan.00:05:38
00:05:39
Dia bisa menghadapi situasi yang sulit itu
karena dia belajar dari Eliza00:05:45
00:05:45
bahwa dia bisa berharap kepada Yehuwa.00:05:48
00:05:48
Sama seperti itu, karena kita berharap
kepada Yehuwa setiap hari,00:05:54
00:05:54
Dia kasih kita keberanian untuk
menghadapi masalah apa pun di hari itu.00:05:59
00:05:59
Nah, itu yang kedua.00:06:01
00:06:01
Sekarang yang ketiga.00:06:03
00:06:03
Mari lihat ayat 4.00:06:05
00:06:06
Ini sesuatu yang sangat penting bagi Daud:00:06:09
00:06:10
”Ada satu yang kuminta dari Yehuwa,
inilah yang kuinginkan:00:06:14
00:06:15
Aku boleh tinggal di rumah Yehuwa seumur hidupku,00:06:19
00:06:19
untuk melihat betapa baiknya Yehuwa,00:06:22
00:06:22
untuk menatap bait-Nya dengan penuh penghargaan.”00:06:25
00:06:26
Bagi Daud, bisa beribadah
kepada Yehuwa itu suatu kehormatan.00:06:31
00:06:31
Dan sekarang, kita punya kehormatan yang lebih besar daripada Daud.00:06:35
00:06:35
Kita bisa beribadah kepada Yehuwa
di halaman bait rohani Yehuwa yang agung,00:06:41
00:06:41
pengaturan untuk ibadah murni
yang didasarkan pada korban tebusan Yesus.00:06:48
00:06:48
Dan saat kita melayani Yehuwa di sana,
apa yang kita rasakan?00:06:52
00:06:52
Perhatikan kata-kata Daud.00:06:53
00:06:54
Dia bilang dia ingin ”melihat betapa baiknya Yehuwa”.00:06:58
00:07:00
Kita merasakan ”betapa baiknya Yehuwa”.00:07:04
00:07:04
Kita belajar tentang sifat-sifat-Nya yang indah,
yang Dia tunjukkan kepada kita.00:07:08
00:07:08
Dan saat kita melayani Yehuwa bersama saudara-saudari,00:07:12
00:07:12
kita bisa lihat bagaimana Yehuwa juga menunjukkan
sifat-sifat-Nya yang indah kepada mereka.00:07:18
00:07:18
Lalu, apa pengaruhnya untuk kita?00:07:21
00:07:21
Kita ”menatap bait-Nya dengan penuh penghargaan”.00:07:25
00:07:25
Hati kita penuh dengan rasa syukur.00:07:29
00:07:29
Dan memang, kita hidup di dunia
yang penuh dengan hal-hal buruk.00:07:33
00:07:34
Tapi kalau kita selalu bersyukur,00:07:36
00:07:36
itu akan membantu kita
melayani dengan bersukacita.00:07:40
00:07:40
Itu hal yang ketiga.00:07:42
00:07:42
Jadi, apa saja yang ada di daftar kita?00:07:45
00:07:46
Ingat, daftar ini menunjukkan bahwa
karena kita beriman pada tebusan,00:07:51
00:07:51
Yehuwa mendekat kepada kita
dan menunjukkan kasih setia dan kebaikan-Nya.00:07:56
00:07:56
Jadi yang pertama,00:07:57
00:07:57
karena kita beriman pada tebusan,
kita merasakan kasih setia dan dukungan Yehuwa.00:08:04
00:08:04
Kita pun yakin kita bisa bertekun menghadapi
tentangan dan bahkan penganiayaan.00:08:09
00:08:10
Yang kedua, karena kita beriman pada tebusan,
kita merasakan manfaatnya punya harapan.00:08:16
00:08:16
Kita berharap kepada Yehuwa,00:08:18
00:08:18
dan setiap hari, Dia membuat kita berani
menghadapi tantangan di hari itu.00:08:23
00:08:23
Ketiga, karena beriman akan tebusan,00:08:27
00:08:27
kita dapat kehormatan melayani Yehuwa
dalam ibadah yang murni.00:08:31
00:08:31
Saat melakukannya, kita bisa melihat sifat-sifat Yehuwa yang indah, dan ini membuat kita bersyukur.00:08:37
00:08:37
Kita pun makin bahagia.00:08:39
00:08:39
Apakah cuma itu manfaat dari tebusan
yang kita rasakan tiap hari?00:08:44
00:08:44
Tidak.00:08:45
00:08:46
Tapi, pagi ini kita hanya akan bahas tiga hal itu.00:08:49
00:08:49
Jadi, kalian bisa jadikan ini bahan
pelajaran pribadi atau ibadah keluarga.00:08:54
00:08:54
Kalian bisa pakai daftar ini,
lalu tambahkan beberapa hal lain.00:09:00
00:09:01
Waktu kita renungkan manfaat
dari kasih setia Yehuwa dan tebusan00:09:06
00:09:06
yang kita rasakan setiap hari,00:09:09
00:09:10
itu akan menggerakkan kita untuk lakukan dua hal.00:09:13
00:09:13
Pertama, kita akan tergerak untuk
berterima kasih kepada Yehuwa dari hati.00:09:18
00:09:18
Lalu, kita juga akan tergerak untuk
memberitahu orang lain tentang hadiah itu00:09:24
00:09:24
karena kita mau sebanyak mungkin orang00:09:27
00:09:27
mendapat manfaat sepenuhnya
dari hadiah Allah yang luar biasa, tebusan.00:09:32
Clive Martin: Manfaat Tebusan untuk Kita (Mz. 27:13)
-
Clive Martin: Manfaat Tebusan untuk Kita (Mz. 27:13)
Orang yang beriman akan tebusan
bisa hidup selamanya.
Itu kebenaran yang senang kita ajarkan.
Tapi, apakah baru di masa depan
kita mendapat manfaat dari tebusan?
Tidak.
Ingatlah, karena beriman akan tebusan,
kita memutuskan untuk
membaktikan diri kepada Yehuwa
dan bersahabat dengan-Nya.
Karena itu, Yehuwa menunjukkan kebaikan hati
yang luar biasa dan kasih setia-Nya kepada kita.
Kita pun merasakan manfaatnya setiap hari.
Jadi, apa pengaruhnya untuk kita?
Mari lihat kata-kata Daud di Mazmur 27:13.
Kita akan lihat Daud sangat menghargai
kebaikan dan kasih setia Yehuwa.
Di ayat-ayat sebelumnya, Daud menyebutkan
berbagai cara Yehuwa berbaik hati kepadanya setiap hari.
Lalu dia mengatakan,
”Apa jadinya kalau aku tidak beriman bahwa
selagi aku hidup, aku akan melihat betapa baiknya Yehuwa?”
Nah, sekarang coba kita bayangkan sebentar.
Tidak ada tebusan, tidak ada kebaikan Yehuwa setiap hari.
Seperti apa hidup kita?
Kita bahkan tidak mau membayangkannya.
Tapi, kadang kita perlu pikirkan itu sebentar saja.
Itu buat kita sadar, ’Saya tidak mau hidup seperti itu.
Saya butuh kebaikan Yehuwa setiap hari.’
Jadi sekarang, coba kita pikirkan
dalam hal apa saja kita merasakan kebaikan Yehuwa
karena kita beriman kepada-Nya dan pada tebusan.
Lalu, kita akan buat sebuah daftar.
Kata-kata Daud di Mazmur 27 akan bantu kita.
Mari lihat bagian awalnya.
Ini hal pertama di daftar kita.
Daud mengatakan,
”Yehuwa-lah terangku dan keselamatanku.
Siapa yang harus kutakuti?
Yehuwa-lah benteng hidupku.
Siapa yang bisa membuatku gentar?
Saat orang jahat menyerangku untuk menghabisi aku,
justru musuh dan lawanku
itulah yang tersandung dan jatuh.”
Apakah Daud bisa berhasil
karena dia pejuang yang hebat?
Tidak.
Dia bilang itu karena ’Yehuwa-lah benteng hidupnya’.
Yehuwa menunjukkan kasih setia kepada Daud
dengan mendukungnya sepanjang hidupnya.
Dan, karena itulah Daud berhasil.
Jadi, saat Daud merenungkan bagaimana Yehuwa
menunjukkan kasih setia dan mendukungnya,
dia menyadari sesuatu yang penting.
Di ayat 3, ”Meski pasukan tentara
mengepung aku, hatiku tidak akan takut.
Meski ada perang melawan aku,
aku tetap akan percaya kepada-Nya.”
Nah, seberapa kuat keyakinan Daud
akan kasih setia Yehuwa?
Mari lihat ayat 10:
”Kalaupun ayah dan ibuku sendiri meninggalkan aku
[rasanya tidak mungkin, tapi kalaupun itu terjadi],
Yehuwa akan menerima aku.”
Dan benar ya, karena kita merasakan
kasih setia dan dukungan Yehuwa,
karena kita mengandalkannya,
kita yakin bahwa Yehuwa akan bantu kita
saat kita hadapi masalah yang berat.
Jadi, itu hal pertama di daftar kita.
Nah, sekarang yang kedua.
Itu dicatat di ayat 14.
Daud mengatakan, ”Berharaplah kepada Yehuwa;
jadilah berani dan teguhkan hatimu.”
Karena kita beriman akan tebusan, kita punya alasan
yang kuat untuk berharap kepada Yehuwa.
Kita berharap Dia akan membantu
kita bertekun dari hari ke hari,
dan kita berharap Dia akan menepati
janji-janji-Nya untuk masa depan.
Dan, apa pengaruhnya untuk kita?
Kita menjadi ’berani dan teguh’.
Apa ini memang benar?
Iya.
Ada satu pengalaman menyentuh
yang membuktikan benarnya hal ini.
Ada saudari kecil, namanya Eliza, umur tujuh tahun.
Nah, mamanya kasih pelajaran Alkitab
ke seorang wanita yang punya anak seumuran Eliza.
Wanita ini sakit keras dan harus dirawat
di rumah sakit untuk waktu yang cukup lama.
Jadi, mamanya Eliza ajak anak ini ke rumahnya
supaya anak ini bisa main sama Eliza.
Nah setelahnya, waktu mereka mau antar anak itu pulang,
anak itu bilang, ”Eliza, makasih ya udah semangatin aku.”
Mamanya Eliza penasaran.
Dan dia tanya, ”Tadi kalian ngapain?”
Eliza jelaskan, “Dia kan sedih mamanya di rumah sakit.
Dia kangen sama mamanya.
Jadi, aku mau semangatin dia.
Aku doa sama dia.
Lalu aku mikir, ’Wah, aku harus kasih tahu dia soal ayat itu.’
Itu loh, ayat yang bilang Allah akan hapus air mata,
dan nanti enggak ada yang sakit lagi.
Aku tunjukin ayat itu ke dia, terus aku peluk dia.”
Sederhana, tapi pengaruhnya besar.
Temannya Eliza merasa dikuatkan.
Dia bisa menghadapi situasi yang sulit itu
karena dia belajar dari Eliza
bahwa dia bisa berharap kepada Yehuwa.
Sama seperti itu, karena kita berharap
kepada Yehuwa setiap hari,
Dia kasih kita keberanian untuk
menghadapi masalah apa pun di hari itu.
Nah, itu yang kedua.
Sekarang yang ketiga.
Mari lihat ayat 4.
Ini sesuatu yang sangat penting bagi Daud:
”Ada satu yang kuminta dari Yehuwa,
inilah yang kuinginkan:
Aku boleh tinggal di rumah Yehuwa seumur hidupku,
untuk melihat betapa baiknya Yehuwa,
untuk menatap bait-Nya dengan penuh penghargaan.”
Bagi Daud, bisa beribadah
kepada Yehuwa itu suatu kehormatan.
Dan sekarang, kita punya kehormatan yang lebih besar daripada Daud.
Kita bisa beribadah kepada Yehuwa
di halaman bait rohani Yehuwa yang agung,
pengaturan untuk ibadah murni
yang didasarkan pada korban tebusan Yesus.
Dan saat kita melayani Yehuwa di sana,
apa yang kita rasakan?
Perhatikan kata-kata Daud.
Dia bilang dia ingin ”melihat betapa baiknya Yehuwa”.
Kita merasakan ”betapa baiknya Yehuwa”.
Kita belajar tentang sifat-sifat-Nya yang indah,
yang Dia tunjukkan kepada kita.
Dan saat kita melayani Yehuwa bersama saudara-saudari,
kita bisa lihat bagaimana Yehuwa juga menunjukkan
sifat-sifat-Nya yang indah kepada mereka.
Lalu, apa pengaruhnya untuk kita?
Kita ”menatap bait-Nya dengan penuh penghargaan”.
Hati kita penuh dengan rasa syukur.
Dan memang, kita hidup di dunia
yang penuh dengan hal-hal buruk.
Tapi kalau kita selalu bersyukur,
itu akan membantu kita
melayani dengan bersukacita.
Itu hal yang ketiga.
Jadi, apa saja yang ada di daftar kita?
Ingat, daftar ini menunjukkan bahwa
karena kita beriman pada tebusan,
Yehuwa mendekat kepada kita
dan menunjukkan kasih setia dan kebaikan-Nya.
Jadi yang pertama,
karena kita beriman pada tebusan,
kita merasakan kasih setia dan dukungan Yehuwa.
Kita pun yakin kita bisa bertekun menghadapi
tentangan dan bahkan penganiayaan.
Yang kedua, karena kita beriman pada tebusan,
kita merasakan manfaatnya punya harapan.
Kita berharap kepada Yehuwa,
dan setiap hari, Dia membuat kita berani
menghadapi tantangan di hari itu.
Ketiga, karena beriman akan tebusan,
kita dapat kehormatan melayani Yehuwa
dalam ibadah yang murni.
Saat melakukannya, kita bisa melihat sifat-sifat Yehuwa yang indah, dan ini membuat kita bersyukur.
Kita pun makin bahagia.
Apakah cuma itu manfaat dari tebusan
yang kita rasakan tiap hari?
Tidak.
Tapi, pagi ini kita hanya akan bahas tiga hal itu.
Jadi, kalian bisa jadikan ini bahan
pelajaran pribadi atau ibadah keluarga.
Kalian bisa pakai daftar ini,
lalu tambahkan beberapa hal lain.
Waktu kita renungkan manfaat
dari kasih setia Yehuwa dan tebusan
yang kita rasakan setiap hari,
itu akan menggerakkan kita untuk lakukan dua hal.
Pertama, kita akan tergerak untuk
berterima kasih kepada Yehuwa dari hati.
Lalu, kita juga akan tergerak untuk
memberitahu orang lain tentang hadiah itu
karena kita mau sebanyak mungkin orang
mendapat manfaat sepenuhnya
dari hadiah Allah yang luar biasa, tebusan.
-