00:00:01
Sekarang, kita mengalami00:00:03
00:00:03
banyak tantangan dalam hidup,00:00:05
00:00:05
juga ujian iman.00:00:07
00:00:07
Dan kadang,00:00:08
00:00:08
waktu rasanya berlalu dengan begitu cepat00:00:12
00:00:12
sehingga kita merasa tidak punya cukup waktu.00:00:16
00:00:16
Itu bisa buat kita jadi khawatir, ya.00:00:19
00:00:19
Dan kalau tidak waspada,
kita bisa menjadi tidak sabar00:00:23
00:00:23
karena merasa
sepertinya hari Yehuwa tidak datang-datang.00:00:27
00:00:27
Kita mungkin berpikir,00:00:29
00:00:29
’Kok sampai sekarang
Armagedon belum datang juga ya?’00:00:33
00:00:33
Tapi, sikap tidak sabar
dan cara berpikir seperti ini00:00:38
00:00:38
bisa sangat berbahaya.00:00:40
00:00:40
Coba kita buka Amsal pasal 14.00:00:43
00:00:43
Kita akan baca ayat 29.00:00:46
00:00:46
Amsal 14:29:00:00:48
00:00:48
”Orang yang tidak cepat marah00:00:50
00:00:50
punya pengertian yang luas,00:00:52
00:00:52
tapi orang yang tidak sabar
menunjukkan kebodohannya.”00:00:57
00:00:57
Di Alkitab,
ada contoh orang-orang yang tidak sabar00:01:00
00:01:00
dan mengalami akibat buruk.00:01:03
00:01:03
Misalnya, Adam dan Hawa.00:01:04
00:01:04
Mereka tidak sabar.00:01:06
00:01:06
Mereka langsung bertindak
tanpa bertanya dulu kepada Yehuwa,00:01:09
00:01:09
dan kita tahu bagaimana hasilnya.00:01:12
00:01:12
Lalu, ada juga Raja Saul.00:01:14
00:01:14
Karena tidak sabar, dia jadi tidak menaati Yehuwa.00:01:18
00:01:18
Harusnya dia menunggu Samuel
untuk mempersembahkan korban,00:01:21
00:01:21
tapi dia tidak lakukan itu.00:01:24
00:01:24
Yehuwa pun menolak dia sebagai raja.00:01:27
00:01:27
Ingat juga orang Israel yang tidak sabar00:01:29
00:01:29
terhadap Musa dan Yehuwa di padang belantara.00:01:32
00:01:32
Akibatnya, mereka tidak bisa
masuk ke Negeri Perjanjian.00:01:36
00:01:36
Ya, dari contoh-contoh ini,00:01:39
00:01:39
kita lihat bahwa00:01:41
00:01:41
kalau kita tidak sabar,
hasilnya bisa sangat buruk.00:01:45
00:01:45
Jadi, bagaimana supaya kita bisa tetap sabar00:01:49
00:01:49
dan tidak menjadi seperti mereka?00:01:51
00:01:51
Coba lihat prinsip Alkitab ini.00:01:54
00:01:54
Masih di buku Amsal, kita akan lihat Amsal 16,00:01:59
00:01:59
kita baca ayat 20.00:02:02
00:02:02
”Orang yang menunjukkan
pemahaman dalam suatu masalah00:02:06
00:02:06
akan berhasil,00:02:07
00:02:07
dan orang yang percaya
kepada Yehuwa berbahagia.”00:02:11
00:02:12
Jadi, kita mau punya cara berpikir Yehuwa,00:02:17
00:02:17
kita mau punya sudut pandang Yehuwa.00:02:20
00:02:20
Itulah kunci agar bisa tetap sabar,00:02:24
00:02:24
khususnya saat menunggu hari Yehuwa.00:02:27
00:02:27
Nah, sebenarnya00:02:29
00:02:29
ada satu hal menarik di 2 Petrus 3:1200:02:33
00:02:33
yang bisa bantu kita
punya sudut pandang Yehuwa.00:02:37
00:02:37
Dikatakan,00:02:38
00:02:38
”[Kita] menantikan dan selalu memikirkan
kehadiran hari Yehuwa.”00:02:44
00:02:45
Apa yang mau kita ingat?00:02:47
00:02:48
Itu hari Yehuwa, bukan hari kita.00:02:51
00:02:51
Nah, kita sangat menantikan hari Yehuwa00:02:54
00:02:54
karena kita tahu apa manfaatnya:00:02:57
00:02:57
Kita akan terbebas dari dosa dan kematian,00:03:00
00:03:00
dan Yehuwa akan membuat bumi menjadi Firdaus00:03:04
00:03:04
yang bisa kita tinggali selamanya.00:03:06
00:03:06
Kita sangat menantikan itu.00:03:09
00:03:09
Apa hari itu akan datang?00:03:10
00:03:10
Ya, pasti!00:03:12
00:03:12
Kita yakin akan hal itu.00:03:15
00:03:15
Kenapa?00:03:16
00:03:16
Coba kita lihat satu ayat yang bisa kita renungkan.00:03:21
00:03:21
Di 1 Timotius 1:17,
Yehuwa disebut sebagai ”Raja segala zaman”,00:03:28
00:03:28
atau catatan kakinya, ”Raja Kekekalan.”00:03:31
00:03:31
Yehuwa sudah ada sejak awal,00:03:34
00:03:34
bahkan sebelum Dia menciptakan Yesus,00:03:37
00:03:37
dan Dia akan terus ada untuk selamanya.00:03:42
00:03:42
Yehuwa-lah satu-satunya Pribadi00:03:45
00:03:45
yang kehendaknya tidak terpengaruh oleh apa pun.00:03:49
00:03:49
Tidak ada yang bisa mengubah kehendak Yehuwa.00:03:52
00:03:52
Sebagai ”Raja Kekekalan”,
Dia memastikan kehendak-Nya terjadi.00:03:57
00:03:57
Bahkan, Kisah 17:31 mengatakan,00:04:00
00:04:00
”Dia sudah menetapkan suatu hari
untuk menghakimi dunia dengan adil.”00:04:05
00:04:05
Jadi, Yehuwa sudah menentukan
kapan hari-Nya akan datang,00:04:12
00:04:12
kapan kehendak-Nya jadi kenyataan.00:04:14
00:04:14
Yehuwa selalu melakukan segala sesuatu
pada waktu yang tepat,00:04:19
00:04:19
dan tidak ada yang bisa menghalangi Dia.00:04:22
00:04:22
Jadwal Yehuwa tidak terpengaruh oleh keadaan dunia,00:04:26
00:04:26
cuaca, atau situasi politik.00:04:29
00:04:29
Hal-hal itu tidak berpengaruh sama sekali
terhadap kapan hari Yehuwa akan datang,00:04:36
00:04:36
karena Dia adalah ”Raja Kekekalan”.00:04:39
00:04:39
Yehuwa yang menciptakan waktu,
dan Dia sudah merancangnya00:04:43
00:04:43
sehingga waktu berjalan maju
dengan kecepatan tertentu.00:04:47
00:04:47
Semua dalam kendali Yehuwa.00:04:50
00:04:50
Tapi, karena kita tidak sempurna,
menunggu itu tidak mudah.00:04:55
00:04:55
Kita menderita akibat dosa, kematian,00:04:59
00:04:59
dan masalah-masalah lainnya.00:05:01
00:05:01
Jadi, wajar kalau kita ingin
hari Yehuwa cepat-cepat datang00:05:06
00:05:06
supaya kita terbebas dari masalah.00:05:09
00:05:09
Kita sudah lelah menghadapi semua ini.00:05:13
00:05:13
Tapi,00:05:14
00:05:14
kita mau ingat bahwa ini semua hanya sementara.00:05:19
00:05:19
Dan, apa yang perlu selalu kita pikirkan?00:05:22
00:05:22
Perhatikan ayat-ayat berikut.00:05:25
00:05:25
Habakuk 2:3 mengatakan00:05:28
00:05:28
bahwa hari Yehuwa ”akan segera tiba”.00:05:31
00:05:31
Lalu, Zefanya 1:14:
”Hari besar Yehuwa sudah dekat!00:05:36
00:05:36
Itu . . . segera datang dengan cepat!”00:05:39
00:05:39
Dan di Wahyu 22:20,
Yesus bilang, ”Aku akan segera datang.”00:05:45
00:05:45
Nah, ayat-ayat tadi
bantu kita lihat pandangan Yehuwa00:05:50
00:05:50
tentang waktu dan hari besar-Nya00:05:53
00:05:53
yang kita tunggu-tunggu.00:05:55
00:05:55
Hari Yehuwa sudah semakin dekat,00:05:58
00:05:58
dan sebentar lagi itu pasti akan tiba.00:06:02
00:06:03
Nah, kalau kita selalu ingat ini,00:06:07
00:06:07
itu bisa bantu kita berpikir jernih,00:06:09
00:06:09
tetap tenang,00:06:10
00:06:10
dan sabar menunggu waktu yang Yehuwa tentukan.00:06:14
00:06:14
Untuk menggambarkan ini,00:06:16
00:06:16
coba pikirkan para astronaut00:06:19
00:06:19
yang berada di luar angkasa untuk waktu yang lama.00:06:23
00:06:23
Mereka mengelilingi bumi setiap 90 menit.00:06:27
00:06:27
Jadi, dalam 24 jam, mereka melihat matahari terbit00:06:32
00:06:32
dan matahari terbenam sebanyak 16 kali.00:06:37
00:06:37
Nah, bagaimana agar mereka
tidak bingung soal waktu?00:06:41
00:06:41
Bagaimana supaya mereka tidak khawatir00:06:43
00:06:43
dan bisa tahu00:06:44
00:06:44
sudah berapa lama mereka ada di sana?00:06:47
00:06:47
Dan, bagaimana mereka bisa tetap berkomunikasi
dengan pusat kendali di bumi00:06:53
00:06:53
atau dengan keluarga mereka?00:06:55
00:06:55
Nah, mereka punya jam yang menunjukkan00:06:58
00:06:58
waktu yang sebenarnya di bumi.00:07:01
00:07:01
Standar waktu inilah
yang membantu mereka agar tidak bingung.00:07:05
00:07:05
Meskipun mereka mengelilingi bumi
dengan sangat cepat,00:07:09
00:07:09
mereka tahu di bumi sedang jam berapa.00:07:12
00:07:12
Nah halnya sama,00:07:14
00:07:15
supaya kita tidak bingung,00:07:18
00:07:18
kita mau pakai standar waktu Yehuwa.00:07:21
00:07:21
Yehuwa sudah kasih tahu kita cukup banyak informasi00:07:25
00:07:25
soal kapan hari-Nya akan datang00:07:28
00:07:28
sehingga kita tahu ini sudah akhir zaman.00:07:31
00:07:31
Dengan begitu,00:07:33
00:07:33
kita tidak akan menjadi terlalu khawatir00:07:36
00:07:36
atau tidak sabar menunggu kapan hari Yehuwa datang.00:07:40
00:07:40
Dan sebenarnya,00:07:42
00:07:42
sekarang Yehuwa juga memberi kita00:07:44
00:07:44
banyak pekerjaan
yang bisa membuat kita tetap sibuk.00:07:48
00:07:48
Sekarang, organisasi Yehuwa
melakukan begitu banyak hal,00:07:52
00:07:52
dan kita sendiri terlibat di dalamnya.00:07:55
00:07:55
Kita bisa lihat sendiri Yesaya 60:22 jadi kenyataan,00:07:59
00:07:59
bahwa ’yang sedikit akan menjadi seribu’00:08:01
00:08:01
dan Yehuwa sedang ”mempercepatnya”.00:08:04
00:08:04
Jadi sekarang,00:08:06
00:08:06
kita harus semakin dekat dengan organisasi Yehuwa00:08:10
00:08:10
supaya kita bisa tetap punya standar waktu Yehuwa00:08:14
00:08:14
dan selalu tanggap terhadap penyesuaian apa pun
yang Yehuwa berikan melalui00:08:19
00:08:19
”budak yang setia dan bijaksana”.00:08:22
00:08:22
Dan selama hari-hari terakhir,00:08:24
00:08:24
Yehuwa terus memberi kita makanan rohani00:08:27
00:08:27
dan kekuatan yang kita butuhkan00:08:29
00:08:29
agar bisa terus melayani dan menyenangkan-Nya.00:08:32
00:08:33
Apa kita perlu khawatir tentang
apa yang akan terjadi di masa depan00:08:39
00:08:39
dan apa kita bisa selamat melewati
kesengsaraan besar?00:08:43
00:08:44
Nah, ada satu pengingat
yang sangat bagus00:08:48
00:08:48
di Yohanes 16:12.00:08:50
00:08:50
Perhatikan apa yang Yesus katakan di Yohanes 16:12.00:08:58
00:09:02
Yesus berkata,00:09:04
00:09:04
”Masih banyak yang harus aku katakan kepada kalian,00:09:08
00:09:08
tapi kalian tidak sanggup memahaminya sekarang.”00:09:11
00:09:12
Jadi sekarang, Yehuwa sudah memberi tahu kita
apa yang perlu kita ketahui supaya bisa tetap setia.00:09:19
00:09:19
Kita tidak perlu khawatir soal apa yang akan terjadi.00:09:22
00:09:22
Yehuwa akan membantu kita
memahami itu pada waktunya.00:09:26
00:09:27
Itulah yang terjadi pada murid-murid Yesus.00:09:30
00:09:30
Setelah Yesus naik ke surga
dan mengirim penolong berupa kuasa kudus,00:09:35
00:09:35
para murid akhirnya mengerti semua hal.00:09:37
00:09:37
Mereka jadi tahu caranya agar bisa
selamat melewati kehancuran Yerusalem.00:09:42
00:09:42
Mereka menerima arahan yang jelas saat itu.00:09:45
00:09:46
Mereka bisa bekerja sama dengan Yehuwa,
mendukung kehendak-Nya,00:09:51
00:09:51
dan terus bergerak maju bersama Yehuwa.00:09:54
00:09:54
Hal yang sama juga terjadi sekarang.00:09:56
00:09:57
Yehuwa menggunakan organisasi-Nya
yang dibimbing kuasa kudus00:10:02
00:10:02
untuk membantu kita terus bergerak maju bersama-Nya.00:10:06
00:10:06
Kita jadi bisa terhindar
dari sikap tidak sabar dan terlalu khawatir.00:10:12
00:10:13
Kita bisa tetap tenang dan sabar
karena kita tahu hari Yehuwa pasti datang,00:10:20
00:10:20
dan kita akan menikmati
kehidupan sebenarnya yang Yehuwa janjikan.00:10:24
Christopher Mavor: Sabar Menunggu Hari Yehuwa (Mat. 24:13)
-
Christopher Mavor: Sabar Menunggu Hari Yehuwa (Mat. 24:13)
Sekarang, kita mengalami
banyak tantangan dalam hidup,
juga ujian iman.
Dan kadang,
waktu rasanya berlalu dengan begitu cepat
sehingga kita merasa tidak punya cukup waktu.
Itu bisa buat kita jadi khawatir, ya.
Dan kalau tidak waspada,
kita bisa menjadi tidak sabar
karena merasa
sepertinya hari Yehuwa tidak datang-datang.
Kita mungkin berpikir,
’Kok sampai sekarang
Armagedon belum datang juga ya?’
Tapi, sikap tidak sabar
dan cara berpikir seperti ini
bisa sangat berbahaya.
Coba kita buka Amsal pasal 14.
Kita akan baca ayat 29.
Amsal 14:29:
”Orang yang tidak cepat marah
punya pengertian yang luas,
tapi orang yang tidak sabar
menunjukkan kebodohannya.”
Di Alkitab,
ada contoh orang-orang yang tidak sabar
dan mengalami akibat buruk.
Misalnya, Adam dan Hawa.
Mereka tidak sabar.
Mereka langsung bertindak
tanpa bertanya dulu kepada Yehuwa,
dan kita tahu bagaimana hasilnya.
Lalu, ada juga Raja Saul.
Karena tidak sabar, dia jadi tidak menaati Yehuwa.
Harusnya dia menunggu Samuel
untuk mempersembahkan korban,
tapi dia tidak lakukan itu.
Yehuwa pun menolak dia sebagai raja.
Ingat juga orang Israel yang tidak sabar
terhadap Musa dan Yehuwa di padang belantara.
Akibatnya, mereka tidak bisa
masuk ke Negeri Perjanjian.
Ya, dari contoh-contoh ini,
kita lihat bahwa
kalau kita tidak sabar,
hasilnya bisa sangat buruk.
Jadi, bagaimana supaya kita bisa tetap sabar
dan tidak menjadi seperti mereka?
Coba lihat prinsip Alkitab ini.
Masih di buku Amsal, kita akan lihat Amsal 16,
kita baca ayat 20.
”Orang yang menunjukkan
pemahaman dalam suatu masalah
akan berhasil,
dan orang yang percaya
kepada Yehuwa berbahagia.”
Jadi, kita mau punya cara berpikir Yehuwa,
kita mau punya sudut pandang Yehuwa.
Itulah kunci agar bisa tetap sabar,
khususnya saat menunggu hari Yehuwa.
Nah, sebenarnya
ada satu hal menarik di 2 Petrus 3:12
yang bisa bantu kita
punya sudut pandang Yehuwa.
Dikatakan,
”[Kita] menantikan dan selalu memikirkan
kehadiran hari Yehuwa.”
Apa yang mau kita ingat?
Itu hari Yehuwa, bukan hari kita.
Nah, kita sangat menantikan hari Yehuwa
karena kita tahu apa manfaatnya:
Kita akan terbebas dari dosa dan kematian,
dan Yehuwa akan membuat bumi menjadi Firdaus
yang bisa kita tinggali selamanya.
Kita sangat menantikan itu.
Apa hari itu akan datang?
Ya, pasti!
Kita yakin akan hal itu.
Kenapa?
Coba kita lihat satu ayat yang bisa kita renungkan.
Di 1 Timotius 1:17,
Yehuwa disebut sebagai ”Raja segala zaman”,
atau catatan kakinya, ”Raja Kekekalan.”
Yehuwa sudah ada sejak awal,
bahkan sebelum Dia menciptakan Yesus,
dan Dia akan terus ada untuk selamanya.
Yehuwa-lah satu-satunya Pribadi
yang kehendaknya tidak terpengaruh oleh apa pun.
Tidak ada yang bisa mengubah kehendak Yehuwa.
Sebagai ”Raja Kekekalan”,
Dia memastikan kehendak-Nya terjadi.
Bahkan, Kisah 17:31 mengatakan,
”Dia sudah menetapkan suatu hari
untuk menghakimi dunia dengan adil.”
Jadi, Yehuwa sudah menentukan
kapan hari-Nya akan datang,
kapan kehendak-Nya jadi kenyataan.
Yehuwa selalu melakukan segala sesuatu
pada waktu yang tepat,
dan tidak ada yang bisa menghalangi Dia.
Jadwal Yehuwa tidak terpengaruh oleh keadaan dunia,
cuaca, atau situasi politik.
Hal-hal itu tidak berpengaruh sama sekali
terhadap kapan hari Yehuwa akan datang,
karena Dia adalah ”Raja Kekekalan”.
Yehuwa yang menciptakan waktu,
dan Dia sudah merancangnya
sehingga waktu berjalan maju
dengan kecepatan tertentu.
Semua dalam kendali Yehuwa.
Tapi, karena kita tidak sempurna,
menunggu itu tidak mudah.
Kita menderita akibat dosa, kematian,
dan masalah-masalah lainnya.
Jadi, wajar kalau kita ingin
hari Yehuwa cepat-cepat datang
supaya kita terbebas dari masalah.
Kita sudah lelah menghadapi semua ini.
Tapi,
kita mau ingat bahwa ini semua hanya sementara.
Dan, apa yang perlu selalu kita pikirkan?
Perhatikan ayat-ayat berikut.
Habakuk 2:3 mengatakan
bahwa hari Yehuwa ”akan segera tiba”.
Lalu, Zefanya 1:14:
”Hari besar Yehuwa sudah dekat!
Itu . . . segera datang dengan cepat!”
Dan di Wahyu 22:20,
Yesus bilang, ”Aku akan segera datang.”
Nah, ayat-ayat tadi
bantu kita lihat pandangan Yehuwa
tentang waktu dan hari besar-Nya
yang kita tunggu-tunggu.
Hari Yehuwa sudah semakin dekat,
dan sebentar lagi itu pasti akan tiba.
Nah, kalau kita selalu ingat ini,
itu bisa bantu kita berpikir jernih,
tetap tenang,
dan sabar menunggu waktu yang Yehuwa tentukan.
Untuk menggambarkan ini,
coba pikirkan para astronaut
yang berada di luar angkasa untuk waktu yang lama.
Mereka mengelilingi bumi setiap 90 menit.
Jadi, dalam 24 jam, mereka melihat matahari terbit
dan matahari terbenam sebanyak 16 kali.
Nah, bagaimana agar mereka
tidak bingung soal waktu?
Bagaimana supaya mereka tidak khawatir
dan bisa tahu
sudah berapa lama mereka ada di sana?
Dan, bagaimana mereka bisa tetap berkomunikasi
dengan pusat kendali di bumi
atau dengan keluarga mereka?
Nah, mereka punya jam yang menunjukkan
waktu yang sebenarnya di bumi.
Standar waktu inilah
yang membantu mereka agar tidak bingung.
Meskipun mereka mengelilingi bumi
dengan sangat cepat,
mereka tahu di bumi sedang jam berapa.
Nah halnya sama,
supaya kita tidak bingung,
kita mau pakai standar waktu Yehuwa.
Yehuwa sudah kasih tahu kita cukup banyak informasi
soal kapan hari-Nya akan datang
sehingga kita tahu ini sudah akhir zaman.
Dengan begitu,
kita tidak akan menjadi terlalu khawatir
atau tidak sabar menunggu kapan hari Yehuwa datang.
Dan sebenarnya,
sekarang Yehuwa juga memberi kita
banyak pekerjaan
yang bisa membuat kita tetap sibuk.
Sekarang, organisasi Yehuwa
melakukan begitu banyak hal,
dan kita sendiri terlibat di dalamnya.
Kita bisa lihat sendiri Yesaya 60:22 jadi kenyataan,
bahwa ’yang sedikit akan menjadi seribu’
dan Yehuwa sedang ”mempercepatnya”.
Jadi sekarang,
kita harus semakin dekat dengan organisasi Yehuwa
supaya kita bisa tetap punya standar waktu Yehuwa
dan selalu tanggap terhadap penyesuaian apa pun
yang Yehuwa berikan melalui
”budak yang setia dan bijaksana”.
Dan selama hari-hari terakhir,
Yehuwa terus memberi kita makanan rohani
dan kekuatan yang kita butuhkan
agar bisa terus melayani dan menyenangkan-Nya.
Apa kita perlu khawatir tentang
apa yang akan terjadi di masa depan
dan apa kita bisa selamat melewati
kesengsaraan besar?
Nah, ada satu pengingat
yang sangat bagus
di Yohanes 16:12.
Perhatikan apa yang Yesus katakan di Yohanes 16:12.
Yesus berkata,
”Masih banyak yang harus aku katakan kepada kalian,
tapi kalian tidak sanggup memahaminya sekarang.”
Jadi sekarang, Yehuwa sudah memberi tahu kita
apa yang perlu kita ketahui supaya bisa tetap setia.
Kita tidak perlu khawatir soal apa yang akan terjadi.
Yehuwa akan membantu kita
memahami itu pada waktunya.
Itulah yang terjadi pada murid-murid Yesus.
Setelah Yesus naik ke surga
dan mengirim penolong berupa kuasa kudus,
para murid akhirnya mengerti semua hal.
Mereka jadi tahu caranya agar bisa
selamat melewati kehancuran Yerusalem.
Mereka menerima arahan yang jelas saat itu.
Mereka bisa bekerja sama dengan Yehuwa,
mendukung kehendak-Nya,
dan terus bergerak maju bersama Yehuwa.
Hal yang sama juga terjadi sekarang.
Yehuwa menggunakan organisasi-Nya
yang dibimbing kuasa kudus
untuk membantu kita terus bergerak maju bersama-Nya.
Kita jadi bisa terhindar
dari sikap tidak sabar dan terlalu khawatir.
Kita bisa tetap tenang dan sabar
karena kita tahu hari Yehuwa pasti datang,
dan kita akan menikmati
kehidupan sebenarnya yang Yehuwa janjikan.
-