00:00:06
Terima kasih sudah jenguk Oma.00:00:09
00:00:10
Pulang dulu ya, Oma.00:00:12
00:00:20
Ma, Oma mau meninggal ya?00:00:23
00:00:24
Uh, Mama tidak tahu.00:00:26
00:00:27
Kenapa Yehuwa tidak sembuhkan Oma?00:00:31
00:00:31
Duh, Sayang.00:00:33
00:00:34
Sebenarnya, Yehuwa sudah bantu Oma.00:00:38
00:00:38
Sofia ingat siapa yang Yehuwa berikan?00:00:40
00:00:41
Yesus?00:00:42
00:00:43
Tapi Oma butuh bantuannya sekarang.00:00:46
00:00:48
Hmm, kamu ingat Yehuwa tadinya
ingin Adam hidup berapa lama?00:00:53
00:00:53
Selamanya.00:00:55
00:00:55
Tapi dia tidak nurut sama Yehuwa.00:00:58
00:00:58
Jadi, semuanya berantakan.00:01:00
00:01:01
Kita semua keturunan Adam.00:01:03
00:01:03
Jadi, kita juga sakit, tua, dan meninggal.00:01:07
00:01:08
Tapi, Yehuwa kasih kita apa?00:01:11
00:01:11
Yesus untuk menebus kita.00:01:14
00:01:14
Jadi, kita bisa hidup selamanya.00:01:16
00:01:16
Kok Yesus bisa lakukan itu?00:01:18
00:01:18
Karena dia sempurna seperti Adam,
tapi dia nurut sama Yehuwa.00:01:23
00:01:23
Betul.00:01:25
00:01:25
Kita bersyukur karena Yehuwa
kasih Yesus sebagai tebusan.00:01:29
00:01:29
Kita jadi punya harapan
untuk hidup selamanya di Firdaus.00:01:32
00:01:33
Kalau kita sedang sedih, seperti sekarang ini,00:01:36
00:01:36
kita bisa bahagia kalau ingat harapan itu.00:01:39
00:01:50
Oma?00:01:52
00:01:54
Oma Elsa!00:01:56
Tebusan
-
Tebusan
Terima kasih sudah jenguk Oma.
Pulang dulu ya, Oma.
Ma, Oma mau meninggal ya?
Uh, Mama tidak tahu.
Kenapa Yehuwa tidak sembuhkan Oma?
Duh, Sayang.
Sebenarnya, Yehuwa sudah bantu Oma.
Sofia ingat siapa yang Yehuwa berikan?
Yesus?
Tapi Oma butuh bantuannya sekarang.
Hmm, kamu ingat Yehuwa tadinya
ingin Adam hidup berapa lama?
Selamanya.
Tapi dia tidak nurut sama Yehuwa.
Jadi, semuanya berantakan.
Kita semua keturunan Adam.
Jadi, kita juga sakit, tua, dan meninggal.
Tapi, Yehuwa kasih kita apa?
Yesus untuk menebus kita.
Jadi, kita bisa hidup selamanya.
Kok Yesus bisa lakukan itu?
Karena dia sempurna seperti Adam,
tapi dia nurut sama Yehuwa.
Betul.
Kita bersyukur karena Yehuwa
kasih Yesus sebagai tebusan.
Kita jadi punya harapan
untuk hidup selamanya di Firdaus.
Kalau kita sedang sedih, seperti sekarang ini,
kita bisa bahagia kalau ingat harapan itu.
Oma?
Oma Elsa!
-