00:00:02
Waktu saya kecil, saya tidak
tahu banyak tentang Alkitab.00:00:05
00:00:06
Dulu, saya merasa Alkitab itu
tidak berisi fakta yang masuk akal00:00:09
00:00:09
dan tidak sesuai ilmu pengetahuan.00:00:12
00:00:12
Saya juga melihat banyak orang punya agama
dan percaya Alkitab hanya sebagai pelarian.00:00:17
00:00:19
Belakangan, saya kuliah di jurusan teknik.00:00:21
00:00:22
Setelah lulus, saya tinggal
bersama beberapa kerabat,00:00:25
00:00:25
dan waktu itu, mereka belajar
Alkitab dengan Saksi Yehuwa.00:00:28
00:00:28
Saya bilang ke mereka,
”Untuk apa kalian belajar Alkitab?00:00:32
00:00:32
Alkitab kan bisa kita artikan masing-masing.”00:00:35
00:00:35
Dan salah satu dari mereka bilang,
”Kalau begitu, kamu ikut saja belajar sama Saksi,00:00:40
00:00:40
supaya kamu bisa kasih lihat
mana yang tidak masuk akal.”00:00:43
00:00:43
Lalu saya bilang, ”Oke, boleh juga.”00:00:47
00:00:47
Saya ingat, saya baca Mazmur 37:29:00:00:51
00:00:51
’Orang-orang benar akan
tinggal di bumi selamanya.’00:00:54
00:00:54
Saya merasa ayat itu sangat
jelas dan tidak punya arti lain.00:00:59
00:00:59
Saya jadi sadar bahwa di Alkitab ada
ayat-ayat yang artinya sudah sangat jelas,00:01:04
00:01:04
seperti ayat tadi.00:01:06
00:01:06
Tapi, saya belum yakin isi Alkitab memang benar.00:01:09
00:01:09
Jadi sejak saat itu, saya memutuskan
untuk memeriksa Alkitab dengan lebih dalam.00:01:15
00:01:16
Saya mau tunjukkan ayat
yang membuat saya yakin00:01:19
00:01:20
bahwa isi Alkitab sesuai
dengan ilmu pengetahuan.00:01:23
00:01:24
Ayatnya di Ayub 26:7:00:01:26
00:01:27
”Dia membentangkan langit utara di ruang hampa,00:01:30
00:01:30
menggantung bumi di kekosongan.”00:01:32
00:01:32
Ayat ini bilang bahwa bumi
’digantung di kekosongan’,00:01:35
00:01:35
dan itu ditulis hampir 3.500 tahun yang lalu.00:01:39
00:01:39
Padahal baru kira-kira 300 tahun
yang lalu para ilmuwan memahami00:01:44
00:01:44
bahwa bumi ditopang oleh gaya gravitasi,
seperti yang diajarkan oleh Newton.00:01:49
00:01:49
Saya jadi yakin bahwa Alkitab memang
sejalan dengan ilmu pengetahuan.00:01:53
00:01:53
Tapi bukan hanya itu.00:01:55
00:01:56
Alkitab juga bisa memberitahukan masa
depan, seperti siapa saja kuasa dunia.00:02:01
00:02:01
Selain itu, dari awal sampai akhir,
isi Alkitab tidak pernah bertentangan.00:02:06
00:02:06
Setelah mempelajari hal-hal tadi,00:02:08
00:02:08
lama-kelamaan saya jadi semakin
yakin bahwa isi Alkitab memang benar.00:02:13
00:02:13
Dan karena saya menjalankan ajaran Alkitab,00:02:16
00:02:16
hidup saya benar-benar damai dan bahagia.00:02:21
Kebenaran—Ada di Mana? Wawancara dengan Doug Edson
-
Kebenaran—Ada di Mana? Wawancara dengan Doug Edson
Waktu saya kecil, saya tidak
tahu banyak tentang Alkitab.
Dulu, saya merasa Alkitab itu
tidak berisi fakta yang masuk akal
dan tidak sesuai ilmu pengetahuan.
Saya juga melihat banyak orang punya agama
dan percaya Alkitab hanya sebagai pelarian.
Belakangan, saya kuliah di jurusan teknik.
Setelah lulus, saya tinggal
bersama beberapa kerabat,
dan waktu itu, mereka belajar
Alkitab dengan Saksi Yehuwa.
Saya bilang ke mereka,
”Untuk apa kalian belajar Alkitab?
Alkitab kan bisa kita artikan masing-masing.”
Dan salah satu dari mereka bilang,
”Kalau begitu, kamu ikut saja belajar sama Saksi,
supaya kamu bisa kasih lihat
mana yang tidak masuk akal.”
Lalu saya bilang, ”Oke, boleh juga.”
Saya ingat, saya baca Mazmur 37:29:
’Orang-orang benar akan
tinggal di bumi selamanya.’
Saya merasa ayat itu sangat
jelas dan tidak punya arti lain.
Saya jadi sadar bahwa di Alkitab ada
ayat-ayat yang artinya sudah sangat jelas,
seperti ayat tadi.
Tapi, saya belum yakin isi Alkitab memang benar.
Jadi sejak saat itu, saya memutuskan
untuk memeriksa Alkitab dengan lebih dalam.
Saya mau tunjukkan ayat
yang membuat saya yakin
bahwa isi Alkitab sesuai
dengan ilmu pengetahuan.
Ayatnya di Ayub 26:7:
”Dia membentangkan langit utara di ruang hampa,
menggantung bumi di kekosongan.”
Ayat ini bilang bahwa bumi
’digantung di kekosongan’,
dan itu ditulis hampir 3.500 tahun yang lalu.
Padahal baru kira-kira 300 tahun
yang lalu para ilmuwan memahami
bahwa bumi ditopang oleh gaya gravitasi,
seperti yang diajarkan oleh Newton.
Saya jadi yakin bahwa Alkitab memang
sejalan dengan ilmu pengetahuan.
Tapi bukan hanya itu.
Alkitab juga bisa memberitahukan masa
depan, seperti siapa saja kuasa dunia.
Selain itu, dari awal sampai akhir,
isi Alkitab tidak pernah bertentangan.
Setelah mempelajari hal-hal tadi,
lama-kelamaan saya jadi semakin
yakin bahwa isi Alkitab memang benar.
Dan karena saya menjalankan ajaran Alkitab,
hidup saya benar-benar damai dan bahagia.
-